Pencarian Perempuan Terseret Arus Sungai Rewod Dilanjutkan, Tim SAR Duga Korban Tersangkut Bebatuan

Personel SAR di lapangan optimistis pencarian pada hari ini bisa membuahkan hasil, karena debit air sungai sudah surut dan arus pun tidak deras.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 03 Oktober 2022 | 12:48 WIB
Pencarian Perempuan Terseret Arus Sungai Rewod Dilanjutkan, Tim SAR Duga Korban Tersangkut Bebatuan
Tim SAR gabungan bersiap-siap untuk melakukan pencarian korban kecelakaan sungai di Sungai Rewod, Dusun Ciputat, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Senin, (3/10). [Antara/HO/FKSD Kabupaten Sukabumi]

SuaraBogor.id - Proses pencarian terhadap korban terseret arus Sungai Rewod atau Cibeuleungbeung di Dusun Ciputat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (2/10/2002) dilanjutkan pada hari ini, Senin (3/10/2022).

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan, korban yang belum ditemukan tersebut bernama Tursini yang berusia 40 tahun.

"Hari ini kami membagi dua tim pada operasi SAR pencarian korban atas nama Tursini (40), warga Kampung Ciputat, RT 004/013, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi," kata Okih.

Menurut Okih, pencarian dilakukan dengan cara menyisir aliran Sungai Rewod Desa Cikangkung yang menggunakan perahu karet dan menelusuri di darat. Titik pencarian pada hari ini dimulai dari lokasi ditemukannya jasad korban pertama, yakni Erti (55) atau sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.

Baca Juga:Peringatan Dini BMKG, 20 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Pencarian dimulai pada pukul 07.30 WIB, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan Tursuni. Namun, personel SAR di lapangan optimistis pencarian pada hari ini bisa membuahkan hasil, karena debit air sungai sudah surut dan arus pun tidak deras.

Tim SAR menduga tubuh Tursini tersangkut di bebatuan yang berada di aliran sungai tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan apakah korban masih dalam keadaan hidup atau meninggal dunia sebelum ditemukan.

"Dalam pencarian ini kami dibantu warga sekitar dan diharapkan bisa membuahkan hasil. Untuk kondisi di lokasi, alhamdulillah cuaca mendukung, cerah dan arus sungai pun tidak terlalu deras," tambahnya.

Sebelumnya, pada Minggu, (2/10/2022) sekitar pukul 13.30 WIB, Tursini dan Erti, warga Kampung Ciputat, RT 004/013, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi hendak pulang ke rumahnya dengan melintasi Jembatan Cibeuleungbeung.

Saat di tengah jembatan tiba-tiba Erti terpeleset dan tercebur ke Sungai Rewod, melihat kerabatnya terjatuh Tursini mencoba membantunya, namun sayang ia pun ikut terjatuh dan akhirnya keduanya terbawa arus sungai.

Baca Juga:Gelar Ajang Balap Enduro WR 155 R Perdana, Yamaha Suguhkan Trek Off-Road di Jawa Barat

Jasad Erti ditemukan tiga kilometer dari lokasi kejadian sekitar pukul 15.45 WIB pada Minggu, namun Tursini hingga Senin ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak