Naluri Sang Ibu Selamatkan Nyawa Koh Urip yang Dianggap Sudah Tiada di Peti Mati

Camat Rancabungur, Dita Aprilia membenarkan informasi tersebut. Ia menyebut, Urip Saputra (40) atau yang karib disapa Koh Urip itu merupakan asli warga Rancabungur.

Andi Ahmad S
Selasa, 15 November 2022 | 15:49 WIB
Naluri Sang Ibu Selamatkan Nyawa Koh Urip yang Dianggap Sudah Tiada di Peti Mati
Kondisi Kediaman Warga Rancabungur Yang Masih Hidup, Padahal Sudah Dinyataka Meninggal di Peti Mati [Suarabogor/Egi Abdul Mugni]

SuaraBogor.id - Video yang mempertontonkan seorang warga Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor viral di media sosial.

Bukan tanpa sebab, video tersebut viral lantaran ada seorang pria yang tergeletak di dalam peti yang dianggap sudah tiada namun nyatanya pria tersebut masih bernyawa.

Camat Rancabungur, Dita Aprilia membenarkan informasi tersebut. Ia menyebut, Urip Saputra (40) atau yang karib disapa Koh Urip itu merupakan asli warga Rancabungur.

"Warga asli Kecamatan Rancabungur. Domisili di Perum Ambar 2 Rt 01/01 Desa mekarsari. Namun alamat KTP yang bersangkutan di Desa Rancabungur," kata Dita kepada Suarabogor.id, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga:Surat Keluarga PNS Semarang yang Dimutilasi Direspon Presiden Jokowi, KSP Bentuk Tim Khusus

Dita menyampaikan kronologis kejadian yang menimpa Rohaniawan itu. Menurutnya, kejadian itu bermula saat Koh Urip didatangkan dari Semarang ke rumah kediamannya di Perum Ambar 2.

"Infonya dari semarang, namun informasi masih simpang siur, apakah melalui jalur darat atau pesawat," ungkapnya.

Setibanya di rumahnya, para keluarga berkumpul dan sang ibu ingin melihat wajah terkahir anak kandungnya itu. Namun, saat hendak dibuka peti Koh Urip, sang Istri menolak karena khawatir jasad Koh Urip sudah bau lantaran perjalanan Semarang-Bogor.

"Bapa Urip di dalam peti mati tiba di perum Ambar. Ketika Ibu Bp. Urip mau buka peti dilarang oleh istri pa urip khawatir ada bau, namun naluri seorang ibu memaksa ingin buka peti," paparnya.

Usai bernegosiasi dengan keluarga, akhirnya sang Ibu bisa melihat wajah anaknya itu. Namun, hal aneh terjadi saat peti dibuka. Kertas di dalam peti tiba-tiba bergerak karena gerakan tubuh Koh Urip.

Baca Juga:PMII Minta Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kasus Mafia Migas di Kabupaten Bogor

"Ketika itu dilihat kertas-kertas yg ada di peti mati gerak-gerak, serentak yang ada di rumah duka membawa bapak Urip dengan peti ke klinik milik kades Rancabungur," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini