Penjahit Butuh Perhatian
Sementara itu, Ketum DPP PIR, Aries Sunan, berharap organisasi PIR
akan lebih berkembang dan mampu menghasilkan berbagai kinerja yang baik
dapat maju untuk kemanfaatan masyarakat.
“Semoga para penjahit, konveksi, pekerja garmen, pengusaha garmen, UMKM, lebih sejahtera, bisa bersinergi, dan menjadi motor penggerak perekonomian negara serta dapat menyerap pengangguran,” paparnya.
Aries Sunan menegaskan, dukungan terhadap Prabowo-Gibran sudah sesuai berbagai pertimbangan organisasi. “Dengan berbagai pertimbangan, kami pengurus beserta anggota sebanyak 3.000 orang yang sudah terdata dari Jabar dan Jateng, hari ini menyatakan sikap pada pemilu 2024 untuk mendukung Pasangan Prabowo-Gibran menuju Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029,” bebernya.
Baca Juga:Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Sebabkan Dua Penumpang Fortuner Meninggal
Hasil Debat Capres Ketiga di Twitter X, Anies Juara, Ganjar Kedua, Prabowo Buncit
Aries Sunan menandaskan bahwa Prabowo yang dipilih oleh PIR untuk jadi Presiden karena terinspirasi akan sosok Prabowo yang dianggap bisa berkolaborasi dengan para penjahit.
“Kami berharap pemerintahan di bawah Pak Prabowo nanti memperhatikan para penjahit, garmen, dan UMKM,” imbuhnya.
Masih di tempat yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Prasetyawati, menyampaikan bahwa deklarasi dukungan terhadap Prabowo ini sangat istimewa untuk penjahit di Indonesia. “Karena hari ini para penjahit kita angkat derajatnya. Karena kalau melihat ke belakang, sektor garmen ini banyak pegawai tapi kurang sejahtera. Kita harapkan ke depan, dengan Pak Prabowo Presiden, dengan kebijakan Pak Prabowo yang baru dan programnya bisa mensejahterakan penjahit,” ungkapnya.
Guna meningkatkan kesejahteraan penjahit atau pelaku usaha di sektor garmen, kata Prasetyawati maka perlu peningkatan keahliannya.
Baca Juga:Mau Liburan ke Puncak Bogor? Simak Jadwal Penerapan Ganjil Genap dan One Way Hari Ini
“Selain ekspor, produksi garmen lokalan sangat membantu dan lebih menjanjikan,” tutupnya.