Kronologi Mengerikan Pembunuhan Penagih Utang di Cianjur, Pelaku Sempat Kejar Keponakan Korban

Diketahui, pelaku SR melakukan pembunuhan kepada penagih utang karena dirinya tidak terima telah ditagih utang oleh korban.

Andi Ahmad S
Selasa, 12 Maret 2024 | 20:53 WIB
Kronologi Mengerikan Pembunuhan Penagih Utang di Cianjur, Pelaku Sempat Kejar Keponakan Korban
Ilustrasi Kronologi Mengerikan Pembunuhan Penagih Utang di Cianjur, Pelaku Sempat Kejar Keponakan Korban. [Kontributor/Julianto]

SuaraBogor.id - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Tono Listianto menjelaskan kronologi kasus pembunuhan penagih utang di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kecamatan Sukaluyu. korban ditemukan tewas dengan luka bacokan di sekujur tubuhnya pada Selasa, saat menagih utang di rumah pelaku.

Pelaku pembunuh itu bernama SR (50), dia melakukan aksi sadis tersebut kepada Sopyan (45) yang merupakan penagih utang di Cianjur.

Diketahui, pelaku SR melakukan pembunuhan kepada penagih utang karena dirinya tidak terima telah ditagih utang oleh korban.

Baca Juga:Terlilit Hutang Rp3,5 Juta, Pria di Cianjur Tega Bunuh Penagih Utang

Mulanya kata Kapolres, korban Sopyan yang diminta datang ke rumah pelaku di Kampung Kabandungan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, tidak menaruh curiga sama sekali dan berangkat bersama keponakannya.

"Pelaku menjanjikan akan membayar utang sebesar Rp3,5 juta yang sudah kerap ditagih korban pada malam hari di rumahnya. Korban diantar keponakannya datang menjelang tengah malam," katanya.

Korban yang tidak menaruh curiga langsung masuk ke rumah SR, sementara keponakannya menunggu di luar rumah.

Selang beberapa menit dari dalam rumah terdengar teriakan minta tolong ketika korban dihujani bacokan senjata tajam oleh pelaku SR. Bahkan pelaku sempat mengejar keponakan korban yang berhasil kabur.

Keponakan korban langsung berlari ke arah warung milik warga di kampung itu yang masih buka sambil melaporkan peristiwa yang menimpa pamannya.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa untuk Wilayah Cianjur dan Sukabumi, Cek di Sini

Dia juga meminta warga untuk membantu menyelamatkan pamannya. Selanjutnya pemilik warung bernama Daniel melapor ke Polsek Karangtengah.

"Saat ini kami sudah menyebar anggota untuk memburu pelaku yang berhasil kabur setelah petugas datang ke tempat kejadian. Korban sempat dibawa ke RSUD Cianjur untuk visum sebelum diserahkan ke pihak keluar dan dimakamkan," katanya.

Sementara informasi dari pemilik warung yang sempat diminta tolong keponakan korban, korban sudah sering menagih utang sebesar Rp3,5 juta pada pelaku yang selalu berdalih belum punya uang. Bahkan pada Senin (11/3) siang, korban sempat mampir ke warung sambil mengeluhkan hal yang sama.

"Korban sering mampir ke warung saya kalau habis menagih ke pelaku. Senin siang korban kembali mampir dan bercerita kalau pelaku akan membayar utangnya tengah malam sehingga korban kembali datang dan langsung dihujani bacokan senjata tajam pelaku SR," katanya.

Dia bersama warga yang diminta tolong sempat ragu untuk mendekati rumah SR karena keterangan dari keponakan korban yang selamat, pelaku sempat mengejar dirinya dengan golok yang masih berlumuran darah.

Setelah petugas kepolisian datang, barulah warga menemukan jasad korban terkapar di luar rumah pelaku.

"Sedangkan pelaku sudah tidak ada di dalam rumah, kemungkinan kabur. Polisi bersama warga membawa jasad korban ke RSUD Cianjur," kata Daniel. [Antara].

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini