Kemenhub Siapkan Skema untuk Entaskan Kemacetan Puncak: Mulai dari Tol Caringin-Cisarua hingga Jalan Layang

Skema Percepatan pembangunan Puncak II itu dilakukan karena sebagian masyarakat yang melewati jalur Puncak, bukan bertujuan untuk berwisata di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

Andi Ahmad S
Rabu, 20 November 2024 | 18:08 WIB
Kemenhub Siapkan Skema untuk Entaskan Kemacetan Puncak: Mulai dari Tol Caringin-Cisarua hingga Jalan Layang
Sejumlah kendaraan bergerak melambat saat pemberlakuan satu arah menuju jalur wisata Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2024). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/YU (ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)

SuaraBogor.id - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menyampaikan bahwa menerima sejumlah solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

Suntana mengaku, Kementerian PUPR memberikan solusi jangka panjang soal pengentasan kemacetan di Puncak, yakni dengan membuat jalur tol dari Caringin menuju Cisarua dan jalur Puncak II.

"Tadi Kementerian PU juga memberikan rekomendasi jangka panjang kemungkinan adanya jalan tol dari Caringin nanti ke Cisarua," kata dia usai melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu 20 November 2024.

"Termasuk kemungkinan akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat ini adalah rekomendasi untuk mempercepat pembangunan Puncak Dua," lanjutnya.

Baca Juga:Kecelakaan Lalu Lintas di Puncak, Tukang Cilok dan Sate Ikut Jadi Korban

Skema Percepatan pembangunan Puncak II itu dilakukan karena sebagian masyarakat yang melewati jalur Puncak, bukan bertujuan untuk berwisata di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

"Karena 37% orang yang berangkat melewati jalur Puncak yang biasa ini itu menuju Cipanas dan Cianjur. Sehingga harus dipecah arusnya agar tidak terpusat lagi di wilayah Puncak," jelas dia.

Sementara, Kemenhub menerima rekomendasi dari pemerintah Kabupaten Bogor yakni membuat jalan layang di jalur Puncak untuk mengentaskan kemacetan yang tak kunjung terselesaikan.

"Pak Bupati memberikan 1 rekomendasi dan dukungan penuh terhadap strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Jangka panjang ini nanti ada pembuatan jalan layang dan lain-lain, termasuk rencana jalur pembuatan jalur kereta api," jelas dia.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Baca Juga:20 Bangunan Liar di Puncak Bogor Rata dengan Tanah, Pemilik Puncak Asri Pasrah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini