Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!

Hal ini disampaikan Rudy Susmanto menanggapi adanya oknum ASN atau pegawai P3K paruh waktu yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Andi Ahmad S
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:25 WIB
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
Bupati Bogor, Rudy Susmanto Warning Keras ASN Pengguna Narkoba [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan sanksi tegas bagi ASN yang terlibat penyalahgunaan narkotika demi menjaga pelayanan prima masyarakat.
  • Satnarkoba Polres Bogor menangkap oknum pegawai P3K berinisial AW di Kecamatan Klapanunggal karena terbukti menggunakan narkoba jenis sabu.
  • Pemkab Bogor dan Polres Bogor berkomitmen melakukan rehabilitasi tersangka serta pemeriksaan urine seluruh ASN guna membersihkan lingkungan kerja.

“Pada saat kejadian, Pak Bupati juga langsung telepon saya. Beliau meminta agar kasus ini ditindak betul sehingga menjadi contoh keras untuk ASN yang lain. Tujuannya agar tidak ada lagi ASN yang berani melakukan penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto kepada media, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penggeledahan, tersangka AW memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Ia diketahui telah mengonsumsi narkotika jenis sabu dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Dari pengakuan tersangka, yang bersangkutan sudah menggunakan sabu sejak tahun 2024. Jadi sebenarnya sudah cukup lama, dan saat ini kami berhasil melakukan penindakan terhadap yang bersangkutan,” jelas Kapolres.

Baca Juga:ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat

Terkait langkah hukum selanjutnya, Polres Bogor telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor untuk melakukan penilaian (assessment).

Hasil asesmen menunjukkan bahwa AW merupakan pengguna atau korban penyalahgunaan narkoba. Merujuk pada ketentuan yang berlaku, saat ini tersangka tengah menjalani proses rehabilitasi di BNNK Kabupaten Bogor.

Kasus ini menjadi pintu masuk bagi kepolisian dan Pemkab Bogor untuk melakukan pembersihan internal secara menyeluruh.

AKBP Wikha menegaskan bahwa Bupati Bogor telah mengajak kepolisian untuk bersinergi melakukan pengecekan urine terhadap seluruh ASN.

“Kedepannya kami berkomitmen melakukan pengecekan ke seluruh ASN yang lain. Ini adalah bentuk sinergi kami agar Kabupaten Bogor benar-benar menjadi wilayah yang bersih dari narkoba (Bersih Narkoba),” tegas AKBP Wikha Ardilestanto.

Baca Juga:Drama Penangkapan Pengedar Obat di Cariu: Kabur ke Sawah, Berakhir di Tangan Polisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak