SuaraBogor.id - Kepala Desa Pondok Udik Entis Sutisna memberikan penjelasan soal kuburan bangkai pesawat yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Bogor-Parung, Desa Pondok Udik, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, lokasi dimana bangkai pesawat berserakan itu merupakan lahan milik pihak ketiga. Sebab kata dia, pesawat rusak itu milik pribadi.
"Yang dalam hal ini membeli pesawat-pesawat yang tidak terpakai, seperti itu kira-kira. Itu milik perorangan, enggak ada pihak pemerintah, itu punya pengusaha besi tua, namanya H. Tedi,” katanya kepada wartawan, dikutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Jumat (7/1/2022).
Entis menyebut lahan yang dijadikan gudang bangkai pesawat itu telah ada sejak 2019. Pemilik, kata Entis, menyewa lahan itu dan menjadikannya sebagai gudang bangkai pesawat.
“Itu sudah sejak 2019 ya, lahannya ngontrak, kalau enggak salah itu 10 tahun, tetapi dibagi dua termin, pertama 5 tahun kemudian dilanjutkan 5 tahun lagi. Izinnya memang untuk gudang. Memang pernah juga itu mengajukan perubahan izin peruntukan, katanya buat resto atau apa gitu menggunakan eks pesawat itu jadi tempat makan dan sebagainya. Tapi saya belum ijinkan karena itu kan awalnya untuk gudang eks pesawat,” ucap Entis.
Pantauan wartawan, beberapa bangkai pesawat membuat heboh warga dan pengguna jalan di Bogor. Puluhan bangkai pesawat itu nampak berserakan di lahan kosong yang berada di pinggir Jalan Raya Parung-Bogor.
Tumpukan pesawat itu berada di lahan kosong yang luasnya diperkirakan mencapai 1 hektar. Lahan kosong berisi tumpukan pesawat itu dibatasi tembok dan pagar besi. Beberapa pesawat nampak sudah terpotong dan menyisakan bagian depannya.
Namun beberapa nampak masih utuh dan lengkap dengan bagian sayap pesawat yang masih terpasang. Potongan pesawat juga nampak sengaja dipasang di bagian atap bangunan seperti hanggar.
Nampak ratusan kursi pesawat yang sudah dibersihkan dan disusun rapi di dalam gudang yang merupakan milik orang yang sama dengan pemilik gudang berisi bangkai pesawat di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Bangkit! Okupansi Hotel di Bogor Capai 60 Persen Selama Libur Tahun Baru
Berita Terkait
-
Bangkit! Okupansi Hotel di Bogor Capai 60 Persen Selama Libur Tahun Baru
-
Warga Bogor Selatan Geger, Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Pinggir Sungai Ciamut
-
Pemkot Bogor Batalkan Ribuan Calon Penerima BLT, Ini Penjelasan Dinsos
-
Punjab Kecolongan, 125 dari 179 Penumpang Pesawat Carteran Positif COVID-19
-
Baru Jadi Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin Langsung Turun Gunung Pantau Vaksinasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025