SuaraBogor.id - Jambret yang beroperasi di Cibuluh, Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor berhasil ditangkap. Jambret tersebut menjalani aksinya dengan menyiramkan bubuk cabai ke wajah korban.
Menurut informasi, penangkapan jambret itu berawal saat korban berinisial SKI pulang bekerja dan menuju ke rumahnya di Gang Wibawa, Kedung Badak, Tanah Sareal pada Kamis 28 Desember lalu sekira pukul 20.15 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot menungkapkan, saat korban jalan kaki menuju rumahnya ia dihampiri pelaku yang langsung menaburkan bubuk bon cabai ke wajah korban.
"Pelaku langsung merampas HP merk Vivo Y12S warna biru dari tangan korban. Lalu korban sempat melawan dengan cara menarik baju pelaku," kata Kompol Luthfi Olot dalam keterangannya dikutip dari Bogordaily.net (Jaringan SuaraBogor.id).
Luthfi mengungkapkan, sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pelaku, pelaku juga sempat memukul korban ke arah bagian pipi sebelah kiri.
KMendapat pukulan dari pelaku, korban sempat membalas pukulan tersebut dengan cara memukul tubuhnya hingga membantingnya ke kali kecil.
"Setelah tercebur pelaku ditarik bajunya oleh korban. Namun, terlepas sehingga pelaku kabur dan korban berteriak minta tolong," jelasnya.
Suara teriakan korban saat minta tolong membuat warga sekitar mendengar. Pelaku yang kabur ke arah Steamboot akhirnya berhasil diamankan warga sekitar, lalu salah satu warga menghubungi Babinkantibmas setempat.
Anggota Polsek Tanah Sareal kemudian mengarah ke lokasi kejadian dan menerima penyerahan dari warga.
Baca Juga: Rapor Merah Untuk Dua Periode Bima Arya Sebagai Wali Kota Bogor, Mahasiswa Beri Catatan Ini
Selanjutnya, pelaku diamankan ke Polsek Tanah Sareal sedangkan korban dibawa oleh warga ke RS Islam Bogor untuk dibersihkan matanya dari serbuk bon cabe.
“Barang bukti yang ditemukan di sekitar TKP adalah sebuah HP VIVO Y12S warna Biru, dan satu bungkus Bon Cabe,” tutup Luthfi.
Berita Terkait
-
Rapor Merah Untuk Dua Periode Bima Arya Sebagai Wali Kota Bogor, Mahasiswa Beri Catatan Ini
-
Dilantik Besok di Gedung Sate, Asmawa Tosepu Bakal jadi Pj Bupati Bogor Gantikan Iwan Setiawan
-
Ruko di Kelurahan Gudang Bogor Roboh, Satu Pekerja Meninggal Dunia, Empat Terluka
-
Dinkes Kabupaten Bogor Klaim Kasus Covid-19 Terkendali
-
Lakukan Penelitian di Blok Telaga Lele, Galang Edhi Swasono Mahasiswa IPB Hilang di Kawasan Pulau Sempu Jatim
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah