SuaraBogor.id - Libur panjang pada pekan ini membuat jalur Puncak-Cipanas macet. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan total, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas.
Sejumlah rekayasa arus lalu lintas, termasuk sistem satu arah dilakukan guna mengantisipasi macet total saat libur panjang.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP, Hardian Andrianto mengatakan, pada Minggu pagi arus lalu lintas di sepanjang jalur Puncak hingga Cipanas masih normal lancar.
Meskipun di sejumlah titik rawan macet terlihat antrean kendaraan dengan laju tersendat.
"Laju kendaraan tersendat di pertigaan Hanjawar, Kebun Raya Cibodas, dan Pasar Cipanas, namun tidak sampai memanjang. Puluhan petugas yang disiagakan berupaya mengatur lalu lintas agar berjalan normal," katanya.
Meskipun volume kendaraan tidak terlalu tinggi, Satlantas Polres Cianjur tetap menyiapkan sejumlah rekayasa arus serta menerapkan sistem satu arah pada Minggu petang guna mengantisipasi terjadinya lonjakan volume kendaraan, terutama setelah tempat wisata di sepanjang jalur Puncak-Cipanas tutup.
Sistem satu arah sempat diterapkan dari arah Bogor menuju Cianjur, mulai dari keluar Tol Ciawi hingga kawasan Puncak Pass, guna mengantisipasi macet di wilayah hukum Polres Bogor seiring meningkatnya volume kendaraan menuju kawasan Puncak.
"Kami siagakan seluruh anggota Lantas Polres Cianjur, guna mengatur kelancaran arus lalulintas ketika terjadi lonjakan, bahkan tim pengurai macet juga disiapkan di jalur Puncak-Cipanas," katanya.
Pantauan wartawan pada Minggu petang, volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak-Cipanas ramai lancar hanya di titik rawan.
Baca Juga: Keracunan MBG Jadi Alarm! MPR Desak Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
Seperti pertigaan Kebun Raya Cibodas dan Pasar Cipanas terlihat laju kendaraan tersendat namun tetap bergerak karena banyak kendaraan yang keluar masuk.
Puluhan petugas terlihat disiagakan di sejumlah titik rawan guna mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi antrean panjang. Rekayasa arus dengan mengarahkan pengendara ke sejumlah jalur alternatif dilakukan agar tidak terjadi macet total.
Informasi Tambahan Destinasi Wisata Anti Macet di Bogor
Kawasan Puncak Bogor menjadi destinasi wisata nasional yang digemari oleh para pengunjung karena keasrian alam dan kesejukan udaranya.
Meski bermacet-macetan, para wisatawan rela menghabiskan waktunya demi menghirup udara segar yang tak ditemukan di Jakarta.
Namun, bagaimana jika udara segar dan keasrian alam itu didapatkan tanpa perlu bermacetan di Puncak? Tentu ini akan menjadi alternatif wisata orang-orang kota untuk mengurangi waktu yang membosankan ketika bermacetan.
Berita Terkait
-
Keracunan MBG Jadi Alarm! MPR Desak Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
-
Dedie Rachim: Pemkot Bogor Bayar Pengobatan Korban Keracunan MBG
-
KEK Lido Terancam Sanksi Berat, KLH Kantongi Bukti Pelanggaran
-
Modus Rampas Motor Berbekal Data Bocor, 9 Preman Berkedok Matel Diciduk di Bogor
-
Kakek Pedagang Pisang di Bogor Dianiaya dan Dirampok Brutal
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
-
7 Jam Berjibaku dengan Api! Damkar Bogor Berhasil Taklukkan Kebakaran Hebat Pabrik Plastik
-
Desa BRILiaN Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh Inovatif Bersama Dukungan BRI
-
Desa Hendrosari Melesat: UMKM Berkembang, Pembeli Berdatangan, Ekonomi Tumbuh Lewat Desa BRILiaN
-
Sentuhan Nostalgia di D'Kambodja Heritage, Kuliner Semarang Karya Anne Avantie yang Kian Berkembang