SuaraBogor.id - Bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat wajib tahu nih, pasalnya Pemkab Cianjur menerapkan jam malam untuk pelajar.
Tak hanya itu saja, Pemkab Cianjur juga akan melakukan razia rutin khusus untuk pelajar, sehingga mereka yang terjaring di tempat umum setelah pukul 21.00 WIB akan menjalani pembinaan di barak militer.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan penerapan jam malam merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jabar guna menciptakan generasi Panca Waluya, sehingga pihaknya mengeluarkan surat edaran tingkat kabupaten.
"Anak di bawah usia 16 tahun atau pelajar harus sudah di rumah sebelum pukul 21.00 WIB, untuk belajar dan tidak keluyuran saat malam. Mereka yang terjaring dalam razia akan dimasukkan ke barak militer untuk pembinaan," katanya.
Pelaksanaan razia dilakukan Satpol PP Cianjur dan Polres Cianjur, di mana pelajar yang terjaring akan langsung menjalani pembinaan di barak militer agar tidak lagi berkeliaran pada malam hari. Jam malam dan razia sudah diterapkan.
"Sudah berjalan, Satpol PP Cianjur dan Polres Cianjur sudah menggelar razia sejak beberapa hari terakhir. Laporan sementara sekitar belasan pelajar terjaring dalam razia," katanya.
Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan pihaknya secara rutin melakukan patroli sekaligus razia terhadap pelajar yang masih berada di tempat umum setelah pukul 21.00 WIB sebelum SE Gubernur Jabar keluar.
Selama dua hari terakhir, pihaknya menjaring 11 pelajar yang kedapatan masih berada di tempat umum di atas pukul 21.00 WIB, sehingga dilakukan pendataan, setelah diberikan pembinaan, mereka dijemput orang tua, tokoh masyarakat didampingi anggota Bhabinkamtibmas.
"Mereka yang terjaring razia dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan, mereka dipulangkan setelah orang tua, tokoh masyarakat, dan Bhabinkamtibmas menjemput, kami berharap tidak ada lagi pelajar yang masih keluyuran hingga tengah malam," katanya.
Baca Juga: Dikeluhkan Wisatawan, Jalan ke Destinasi Wisata Alam Cianjur Diperbaiki
Pihaknya akan menggencarkan razia terhadap pelajar yang masih berkeliaran di tempat umum setelah pukul 21.00 WIB termasuk menyasar kafe dan pusat keramaian lainnya di Cianjur.
"Semua tempat yang dinilai kerap dijadikan tempat kumpul-kumpul anak usia sekolah, termasuk kafe dan lokasi lainnya, akan dirazia. Dengan harapan jam malam ini benar-benar berjalan sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah berada di luar rumah pada malam hari," katanya. [Antara].
Barak Militer Gebrakan Dedi Mulyadi
Program pengiriman siswa ke barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah memicu kontroversi di kalangan masyarakat dan pemerhati pendidikan.
Tujuan Program
Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter, disiplin, dan bela negara kepada siswa yang dianggap memiliki perilaku menyimpang, seperti kecanduan gim daring, merokok, konsumsi alkohol, narkotika, hingga terlibat tawuran.
Berita Terkait
-
Dikeluhkan Wisatawan, Jalan ke Destinasi Wisata Alam Cianjur Diperbaiki
-
Pesta Juara Persib di Gedung Sate Diwarnai Kisah Lucu, Kehilangan Barang Hingga Pasangan
-
Awas! Buang Sampah Tak Tepat Waktu di Cianjur Bakal Kena Denda Setengah Juta
-
Aksi Begal Kembali Gentayangan di Bogor, Pelajar Luka Parah dan Motor Dibawa Kabur
-
Penyebab Sungai di Bogor Berubah Warna Akhirnya Terungkap
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM
-
Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas