SuaraBogor.id - Di balik gerbang kawasan elite Rancamaya Golf Estate, Bogor, sebuah properti megah yang selama ini berdiri dalam kemewahan kini tertunduk lesu.
Garis segel Kejaksaan Agung (Kejagung) yang melintang menjadi penanda bahwa istana pribadi ini telah berpindah tangan ke negara.
Properti ini tak lain adalah milik Mohammad Riza Chalid (MRC), buronan kelas kakap tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina.
Penyitaan ini bukan sekadar penyitaan biasa. Penampakan dan skala properti ini memberikan gambaran jelas tentang gaya hidup mewah yang diduga berasal dari hasil kejahatan kerah putih.
Seperti Apa Penampakan 'Istana' yang Disita?
Lupakan rumah mewah biasa. Aset yang disita ini lebih pantas disebut sebagai sebuah kompleks pribadi yang tersembunyi di salah satu lokasi paling premium di Kota Bogor.
Lokasi Super Elite
Terletak di Perumahan Rancamaya Golf Estate, Kecamatan Bogor Selatan. Kawasan ini dikenal sebagai hunian para 'sultan' dengan pemandangan lapangan golf hijau yang menenangkan dan keamanan super ketat.
Menguasai Tiga Kavling Sekaligus
Baca Juga: Kades Cikuda dan Raksasa Properti: 5 Fakta Terkini Dugaan Suap Rp3 Miliar Guncang Parung Panjang
Properti ini bukan hanya satu rumah di atas satu bidang tanah. Riza Chalid diduga membangun kerajaannya dengan menggabungkan tiga kavling sekaligus, yakni di nomor 9, 10, dan 11.
Ini menunjukkan ambisi untuk memiliki ruang yang luar biasa luas dan privat.
Seluas Nyaris Lapangan Sepak Bola: Total luas tanah yang disita mencapai kurang lebih 6.500 meter persegi. Sebagai perbandingan, luas standar lapangan sepak bola adalah sekitar 7.140 meter persegi.
Bisa dibayangkan betapa luasnya area yang dikuasai hanya untuk satu hunian.
"Jadi, sertifikat yang pertama itu 2.591 meter persegi, yang kedua itu 1.956 meter persegi, dan yang ketiga 2.023 meter persegi," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna dilansir dari Antara.
Dengan luas dan lokasi tersebut, nilai properti ini ditaksir bisa mencapai puluhan, bahkan ratusan miliar Rupiah.
Tag
Berita Terkait
-
Kades Cikuda dan Raksasa Properti: 5 Fakta Terkini Dugaan Suap Rp3 Miliar Guncang Parung Panjang
-
Skandal Suap Kades Cikuda, Perusahaan Properti Diduga Jadi Otak di Balik Uang Rp3 Miliar
-
Dugaan Gratifikasi Rp 3 Miliar Guncang Bogor, Kades Cikuda Diperiksa Terkait Jual Beli Tanah
-
Siap-Siap! Tarif PBB Kota Bogor Naik Jadi 0,25%
-
5 Fakta Drama Uang Rp50 Juta Milik Korban Pencurian di Kejari Bogor, Kok Bisa Nggak Ada?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
-
Cigudeg Mencekam! 'Blunder' Ucapan Camat Picu Hujan Batu, Jalan Nasional Bogor Lumpuh Total
-
Puncak Bhakti Lintas Agama di Bogor: Bukti Nyata Toleransi Bukan Sekadar Wacana
-
Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk, Protes Keras Kebijakan Dedi Mulyadi
-
Euforia Berujung Petaka: Suporter Jadi Korban Pengeroyokan di Bogor Usai Nobar Persib vs Persija