Ketika ada yang dianggap melanggar, apalagi mencoba lari dari konsekuensi, keadilan seketika ditegakkan secara spontan.
Mungkin tanpa menunggu proses hukum yang panjang, tapi itulah reaksi alamiah.
Di era digital seperti sekarang, insiden seperti ini tentu saja tidak hanya menjadi tontonan lokal.
Video singkat kejadian itu, yang direkam oleh salah satu warga bernama Alvi, langsung menyebar bak api di padang rumput.
Hanya dalam hitungan menit, rekaman itu beredar cepat di berbagai platform media sosial, menjadikan Cikeas sore itu viral dan menjadi sorotan nasional.
Berbagai komentar membanjiri unggahan video tersebut. Ada yang menyayangkan tindakan main hakim sendiri, namun tak sedikit pula yang memaklumi dan bahkan mendukung reaksi warga yang merasa geram melihat pelaku lari dari tanggung jawab.
Setelah amarah warga surut, dan mobil yang sudah penuh bekas pukulan itu tak lagi jadi sasaran, pertanyaan berikutnya selalu sama: siapa sebenarnya yang ditabrak? Seberapa parah korban mengalami luka? Dan mengapa pengemudi harus kabur, padahal justru itu yang memperkeruh suasana?
Hingga berita ini ditulis, kabar inilah yang masih menunggu klarifikasi lebih lengkap dari pihak berwajib.
Namun satu hal sudah pasti dan menjadi pelajaran keras kabur dari tanggung jawab justru membuat keadaan jauh lebih buruk.
Baca Juga: Ada Apa Bensin di SPBU Mendadak Langka? Bahlil Ungkap Penyebab dan Solusinya
Di mata warga, lari sama saja dengan mengakui kesalahan, dan sekaligus memancing kemarahan kolektif.
Dan sore itu, di Cikeas, warga memilih menjadi hakim sekaligus eksekutor pertama, mencatat sebuah kisah tentang keadilan jalanan yang spontan dan tak terelakkan.
Berita Terkait
-
Ada Apa Bensin di SPBU Mendadak Langka? Bahlil Ungkap Penyebab dan Solusinya
-
Bukan Jaga Malam Biasa: Siskamling Canggih di Bogor Ini Jadi Percontohan, Apa Rahasianya?
-
Bolos 6 Bulan, Desy Yanthi Utami Masih Ditransfer Gaji dan Tunjangan dari DPRD Kota Bogor
-
Desy Yanthi Utami Anggota DPRD Bogor Bolos 6 Bulan Alasan Sakit, Hartanya Rp2,6 M, Ada Video Liburan
-
Miris, Dikerubungi Lalat di Pinggir Kali Puncak, Bayi Perempuan Ini Bertahan Hidup
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Wirausaha untuk Bangun Usaha Produktif