-
Leuwiliang adalah destinasi Bogor yang tawarkan ketenangan, keindahan alam, dan kuliner Sunda autentik dekat Jakarta.
-
Daya tarik alam utama meliputi Curug Kondang (Seribu), Curug Ciparay, dan Pemandian Air Panas Ciparay untuk relaksasi.
-
Kuliner Leuwiliang wajib coba adalah Nasi Timbel Komplit dan masakan Sunda otentik di Saung Pak Ewok.
SuaraBogor.id - Bagi Anda yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang tak jauh dari hiruk pikuk Jakarta, Kecamatan Leuwiliang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, adalah destinasi yang patut masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Berada di sisi barat Kabupaten Bogor, Leuwiliang menawarkan pesona alam yang memukau, udara segar, serta kekayaan kuliner khas Sunda yang otentik dan menggugah selera.
Dari air terjun tersembunyi hingga pemandian air panas alami, Leuwiliang menjanjikan pengalaman berwisata yang menenangkan jiwa sekaligus memanjakan lidah.
Pesona Alam di Tengah Keasrian Leuwiliang
1. Curug Kondang (Curug Seribu):
Dikenal juga sebagai Curug Seribu, air terjun ini merupakan salah satu daya tarik utama di Leuwiliang. Dengan ketinggian dan debit air yang cukup besar, Curug Kondang menyajikan pemandangan alam yang spektakuler.
Pengunjung harus melewati trekking yang menantang namun sepadan dengan keindahan yang ditawarkan.
Alamat: Desa Gunung Malang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Akses biasanya melalui jalur Taman Nasional Gunung Halimun Salak).
2. Pemandian Air Panas Ciparay:
Baca Juga: Reduksi Angkot Mandiri Tak Diapresiasi, Sopir di Bogor: Kami Mau Hidup, Bukan Dihabisi
Setelah lelah berpetualang atau sekadar ingin relaksasi, Pemandian Air Panas Ciparay menjadi pilihan yang tepat. Air panas alami dengan kandungan belerang dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan kulit dan meredakan pegal-pegal.
Alamat: Desa Ciparay, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
3. Curug Ciparay (Beda lokasi dengan Pemandian):
Jangan salah, di desa yang sama juga terdapat air terjun bernama Curug Ciparay. Air terjun ini menawarkan suasana yang lebih tenang dan asri, cocok untuk mereka yang mencari ketenangan.
Alamat: Desa Ciparay, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
4. Agrowisata Nangka dan Buah-buahan Lokal (Bersebaran):
Leuwiliang terkenal dengan hasil pertaniannya, termasuk nangka dan berbagai buah-buahan tropis lainnya. Anda bisa menemukan kebun-kebun lokal atau pasar tradisional yang menjual hasil panen segar. Jika beruntung, beberapa pemilik kebun mungkin mengizinkan Anda memetik langsung.
Alamat: Pasar Tradisional Leuwiliang atau kebun-kebun di desa sekitar.
Kelezatan Kuliner Autentik yang Memanjakan Lidah
Setelah puas menjelajahi alam, Leuwiliang siap memanjakan selera Anda dengan aneka hidangan khas Sunda yang autentik dan lezat. Masakan rumahan yang segar dan kaya rasa menjadi daya tarik utama.
1. Rumah Makan Saung Pak Ewok:
Terkenal dengan masakan Sunda otentik dan suasana saung pedesaan yang nyaman. Menu andalan biasanya ikan bakar/goreng, ayam, aneka pepes, sayur asem, dan sambal terasi yang pedasnya pas.
Alamat: Jl. Raya Leuwiliang (arah menuju Ciampea atau Bogor), Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
2. Nasi Timbel Komplit Khas Leuwiliang:
Jangan lewatkan hidangan nasi timbel yang dibungkus daun pisang, disajikan dengan lauk pauk segar seperti ayam goreng/bakar, tahu tempe, ikan asin, lalapan, dan sambal khas Sunda. Rasanya yang gurih dan segar akan memulihkan energi setelah berpetualang.
Alamat: Banyak ditemukan di warung-warung makan atau lesehan di sepanjang jalan utama Leuwiliang.
3. Kuliner Khas Pasar Tradisional Leuwiliang:
Pasar Leuwiliang adalah surga kuliner lokal. Anda bisa menemukan berbagai jajanan tradisional seperti opak, rangginang, kue-kue basah, hingga makanan berat seperti soto mie Bogor, doclang, atau aneka olahan ikan air tawar.
Alamat: Pasar Tradisional Leuwiliang, Jalan Raya Leuwiliang.
4. Sentra Oleh-oleh Khas Bogor:
Di beberapa titik di Leuwiliang, terutama di sepanjang jalur utama, Anda akan menemukan toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Bogor, mulai dari talas, asinan, hingga olahan camilan lainnya.
Alamat: Sepanjang Jl. Raya Leuwiliang.
Tag
Berita Terkait
-
Reduksi Angkot Mandiri Tak Diapresiasi, Sopir di Bogor: Kami Mau Hidup, Bukan Dihabisi
-
7 Poin Terkini Kematian Tragis Bocah di Bojonggede: Motif Ibu Tiri Hingga Luka Parah
-
Sosok Perempuan yang Menjadi Kunci Keberanian Sugeng Bongkar Pembunuhan Anak di Bojonggede
-
Kesaksian Pilu Pemandi Jenazah MAA: Temukan Luka Lebam dan Sumpalan Tisu di Mulut Korban
-
Bukan Tolak Perubahan, Tapi Kematian: Jeritan Sopir Angkot di Balai Kota Bogor
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Komitmen Berdayakan Masyarakat, BRI Raih Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026
-
Secercah Cahaya di Lubang Tikus Pongkor, Janji Kapolda Jabar Bawa Pulang Gurandil yang Terjebak
-
3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
-
11 Nyawa Melayang di Lorong 'Tikus' Pongkor Bogor, Kapolda Jabar Duga Masih Banyak Korban Terjebak
-
11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor: Berasal dari Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung