-
Korsleting listrik di Pamijahan Bogor menyebabkan kebakaran hebat; kandang kambing ludes terbakar.
-
Dampak kebakaran sangat merugikan: 19 ekor ternak, termasuk kambing, mati terpanggang dalam insiden ini.
-
Peristiwa ini menjadi peringatan penting tentang bahaya korsleting listrik pada kandang ternak; perlu kewaspadaan tinggi.
SuaraBogor.id - Kebakaran hebat melanda Kampung Kaum Gading, Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa malam (28/10/2025).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.36 WIB ini menghanguskan satu unit kandang kambing yang berisi belasan ekor ternak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam setelah tim tiba di lokasi kejadian.
Yudi Santosa menjelaskan, kejadian itu bermula dari korsleting listrik di lokasi dekat kandang. Kemudian, percikan api mengenai kandang kambing yang berada di dekat pemukiman warga.
"Berawal dari korsleting Listrik lalu kemudian Listrik tersebut menimbulkan percikan api ke kandang kambing," kata Yudi pada Rabu (29/10/2025).
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara bersama-sama pada kandang kambing itu, namun api terus membesar dengan cepat. Kondisi ini diperparah dengan minimnya sumber air di lokasi.
Melihat api yang tak terkendali, warga akhirnya berinisiatif menghubungi Command Center 112, yang kemudian meneruskan laporan ke Dinas Pemadam Kebakaran sektor Leuwiliang.
Tim Damkar sektor Leuwiliang pun segera merespon dan langsung berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Hilang 12 Hari, Pencari Burung Ditemukan Tewas Terjepit Kayu Raksasa di Dasar Curug Seribu
Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta delapan anggotanya ke lokasi kebakaran untuk mengendalikan situasi.
Yudi menjelaskan, kebakaran hebat itu mengakibatkan kandang kambing terbakar habis. Yang lebih memilukan, sebanyak 19 ekor kambing yang berada di dalam kandang tersebut juga ikut terbakar dan mati.
"Kandang kambing dan 19 Kambing Terbakar," tutup Yudi.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Hilang 12 Hari, Pencari Burung Ditemukan Tewas Terjepit Kayu Raksasa di Dasar Curug Seribu
-
Dibakar Hidup-Hidup! Tragedi Mengerikan yang Terungkap dari Rekaman CCTV Sebuah Ruko di Ciangsana
-
Warisan Pecel Lele Berujung Maut di Tangan Cucu
-
Ancaman Pidana Maksimal Menanti: Remaja 16 Tahun Pembunuh Nenek dan Pamannya Dijerat Pasal Berlapis
-
Detik-detik Terungkapnya Kasus Pembunuhan Nenek dan Paman oleh Cucu Sendiri di Kios Pecel Lele
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Fakta Kelam Penyekapan Lansia di Cileungsi: Dari Motif Hingga Wajah Sang Eksekutor
-
Dukung Kelancaran Mudik Lebaran, BRI Siapkan 19.657 ATM dan Posko Mudik BRImo 2026
-
Tak Berkutik! Ini Wajah Komplotan Sadis Penyekap dan Penyiksa Lansia di Cileungsi Bogor
-
Ditemukan Bus Tanpa APAR di Cibinong! Polisi Perketat Ramp Check Jelang Arus Mudik 2026
-
TSDC Bali Perkenalkan Kerajinan Serat Alam dari Desa Celuk ke Pasar Lebih Luas Lewat LinkUMKM BRI