-
Tren healing ke pegunungan menuntut mobil yang tangguh. Mobil bekas, seperti Innova Diesel dan Rush/Terios RWD, direkomendasikan karena mumpuni di tanjakan curam.
-
Toyota Kijang Innova Diesel (2KD) lawas populer karena torsi kuat, suku cadang melimpah, dan mudah dimodifikasi, menjadikannya raja tanjakan di kelas harganya.
-
Mobil bekas Ford Everest dan Suzuki Grand Vitara 2.4 menawarkan opsi badak dengan kesan maskulin dan nyaman. Keduanya ideal untuk road trip dan tanjakan terjal.
SuaraBogor.id - Tren wisata alam atau healing ke area pegunungan seperti Bromo, Dieng, hingga Pangalengan kini menjadi gaya hidup wajib bagi anak muda kota besar.
Namun, hobi ini menuntut partner perjalanan yang mumpuni. Membawa city car atau mobil LCGC (Low Cost Green Car) ke medan menanjak ekstrem seringkali berakhir dengan drama—mulai dari tidak kuat menanjak hingga kampas kopling bau hangus.
Bagi Anda yang mencari mobil kedua atau mobil pertama khusus untuk hobi adventure tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, pasar mobil bekas menyediakan opsi-opsi badak.
Berikut adalah rekomendasi mobil bekas tahan banting yang siap melibas tanjakan curam tanpa drama:
1. Toyota Kijang Innova Diesel (2KD-FTV)
Tahun: 2008 - 2015 (Grand Innova)
Meskipun bukan SUV murni, Innova Diesel generasi lawas dengan kode mesin 2KD adalah legenda hidup di jalanan Indonesia. Torsi bawahnya yang jambak membuat mobil ini sangat mudah melahap tanjakan curam meski bermuatan penuh (7 penumpang).
Suku cadangnya melimpah hingga ke pelosok desa, dan mesinnya terkenal badak alias jarang rewel. Bagi Gen Z yang suka modifikasi, sedikit sentuhan remap ECU sudah bisa membuat tenaga mobil ini melonjak drastis, menjadikannya raja tanjakan yang sulit dikalahkan di kelas harganya.
2. Daihatsu Terios / Toyota Rush (Generasi 1 - Konde)
Baca Juga: Horor 13 Jam di Gunung Putri! Gudang Oli Bekas Ludes Terbakar, Petugas Damkar Bertaruh Nyawa
Tahun: 2010 - 2017
Bagi kaum mendang-mending yang butuh ketangguhan dengan budget bersahabat, duo SUV Rear Wheel Drive ini adalah pilihan paling logis.
Penggerak roda belakang (RWD) adalah kunci utama mengapa mobil ini sangat diandalkan di area pegunungan. Saat menanjak, beban berpindah ke belakang, memberikan traksi lebih baik pada ban penggerak.
Bentuknya yang masih membawa ban serep di belakang (konde) memberikan kesan Jeep yang gagah. Ground clearance-nya yang tinggi (200mm) membuat Anda tidak perlu khawatir bagian bawah mobil mentok saat melewati jalan berbatu menuju area camping.
3. Ford Everest (Generasi 2 / TDI - TDCi)
Tahun: 2007 - 2014
Berita Terkait
-
Horor 13 Jam di Gunung Putri! Gudang Oli Bekas Ludes Terbakar, Petugas Damkar Bertaruh Nyawa
-
411 Lubang Tambang Ilegal Ditemukan di Gunung Halimun Salak, Operasi Penindakan Makan Korban
-
Stop Panik dan Hoaks! Ribuan Warga Lereng Salak Kini Dilatih Hadapi Ancaman Sesar Cianten
-
Pasca Atap Ambruk, Rudy Susmanto Evaluasi Total Infrastruktur Sekolah
-
Detik-Detik Mencekam! 44 Siswa Terjebak Reruntuhan Gedung SMKN 1 Gunung Putri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan
-
Cigudeg Mencekam! 'Blunder' Ucapan Camat Picu Hujan Batu, Jalan Nasional Bogor Lumpuh Total
-
Puncak Bhakti Lintas Agama di Bogor: Bukti Nyata Toleransi Bukan Sekadar Wacana
-
Ribuan Warga Blokade Jalan Nasional Bogor-Banten dengan Truk, Protes Keras Kebijakan Dedi Mulyadi
-
Euforia Berujung Petaka: Suporter Jadi Korban Pengeroyokan di Bogor Usai Nobar Persib vs Persija