- 3.600 guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bogor Januari 2026 mengalami keterlambatan gaji karena proses administrasi.
- Keterlambatan gaji disebabkan prosedur birokrasi terbaru, bukan karena ketiadaan anggaran daerah yang memadai.
- Pencairan gaji PPPK senilai Rp44 Miliar diproses bersamaan pelunasan utang daerah senilai Rp344 Miliar, ditargetkan rampung Februari 2026.
SuaraBogor.id - Akhir bulan Januari 2026 sempat menjadi momen yang mencemaskan bagi ribuan tenaga pendidik di Bumi Tegar Beriman.
Sebanyak 3.600 guru dengan status Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bogor dilaporkan belum menerima gaji bulanan mereka.
Kekhawatiran ini wajar, mengingat kebutuhan hidup yang terus berjalan di awal tahun.
Namun, angin segar akhirnya berhembus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memberikan klarifikasi sekaligus jaminan bahwa hak para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut tidak akan hilang, melainkan sedang dalam proses administrasi yang padat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rameni, meminta para guru untuk tetap tenang.
Ia menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan karena ketiadaan anggaran, melainkan prosedur birokrasi yang harus ditempuh sesuai regulasi terbaru.
“Sekarang posisinya sudah ada di keuangan, dan memang aturan dari Pemerintah itu sistem kerja dulu baru gajian dan itu sudah sesuai aturan,” kata Rameni, Rabu (28/1/2026).
Pernyataan ini meluruskan persepsi bahwa sistem penggajian PPPK Paruh Waktu sedikit berbeda dengan ASN konvensional di masa lalu.
Rameni juga membeberkan besaran nominal yang akan diterima, yang disesuaikan dengan kualifikasi pendidikan.
Baca Juga: Pak Suderajat Kini Punya Lapak Khusus di CFD Cibinong, Yuk Serbu Dagangannya di Spot Nomor 5!
“Kurang lebih 3.600an pppk paruh waktu, dan pengajuan ya SBU atau sesuai jenjang pendidikan, kalau S1 Rp2,5 juta/bulan dan memang tiap daerah itu berbeda,” lanjutnya.
Angka Rp2,5 juta ini menjadi standar bagi lulusan Sarjana di Kabupaten Bogor.
Sekretaris BPKAD Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, memberikan transparansi mengenai situasi kas daerah. Ternyata, pencairan gaji guru dilakukan berbarengan dengan pelunasan kewajiban daerah yang cukup fantastis.
Pemerintah daerah harus membagi fokus antara membayar gaji rutin dengan pembayaran utang kegiatan tahun 2025 yang nilainya mencapai Rp344 miliar.
"Karena sekaligus membayar gaji membayar PPPK paruh waktu dan jadwalnya padet. Jadi memang berbarengan pembayaran gajih pembayaran PPPK paruh waktu juga pembayaran hutang," jelas Achmad Wildan.
Kabar baiknya, proses pencairan sudah dimulai (running). Wildan memastikan bahwa keran anggaran sudah dibuka mulai pekan ini dan ditargetkan rampung selambatnya awal Februari 2026. Tidak ada lagi alasan penundaan lebih lama.
Tag
Berita Terkait
-
Pak Suderajat Kini Punya Lapak Khusus di CFD Cibinong, Yuk Serbu Dagangannya di Spot Nomor 5!
-
DPMD Bongkar Data! 14 Kades di Bogor Terjerat Masalah Hukum, Ini Daftarnya
-
Dituduh Jual Es Palsu, Kakek Penjual Es Kue Asal Bogor Diduga Dianiaya: Ditonjok Hingga Dibanting
-
3 Spot Wisata Alam 'Aesthetic' di Bogor Barat yang Cocok Buat Healing Tipis-Tipis
-
Fatayat NU Siap Jadi Motor Ekonomi Perempuan di Pelosok Bogor
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul