- Bencana banjir dan longsor melanda Kecamatan Campaka dan Cibeber, Kabupaten Cianjur, akibat cuaca ekstrem sejak Minggu hingga Senin.
- Peristiwa ini merusak ratusan rumah dan fasilitas umum serta memaksa sembilan jiwa mengungsi akibat luapan sungai dan tanah longsor.
- Petugas gabungan telah melakukan penanganan cepat serta mengimbau masyarakat wilayah rawan untuk waspada terhadap potensi bencana cuaca ekstrem.
SuaraBogor.id - Bencana banjir dan longsor kembali menghantam Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem. Kali ini, lima desa di Kecamatan Campaka menjadi lokasi terdampak, menyebabkan empat rumah rusak dan sembilan jiwa terpaksa mengungsi sementara.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak Minggu malam hingga Senin dini hari adalah pemicu utama bencana ini. Curah hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah labil di perbukitan dan menyebabkan debit sungai meluap.
Banjir dan longsor sejak Minggu malam hingga Senin dini hari itu juga merusak fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan, sehingga tidak dapat dilalui sementara.
"Bencana alam longsor dan banjir kembali terjadi di wilayah Kecamatan Campaka dan Cibeber. Petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat, rata-rata ketinggian air 50 sentimeter merendam perkampungan karena luapan sungai," katanya.
Data sementara mencatat banjir merendam lebih dari 100 rumah di Kecamatan Campaka dan 30 rumah di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan rumah maupun warga yang mengungsi dari kedua lokasi tersebut.
Setelah hujan reda, warga dibantu petugas gabungan dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan mulai membersihkan lingkungan dari sampah dan material sisa banjir lainnya.
Longsor paling parah terjadi di Desa Wangunjaya. Bencana ini menyebabkan dua rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan, serta 12 rumah lainnya terancam. Material longsor juga menutup jalan penghubung antardesa.
Seiring cuaca ekstrem di sebagian besar Cianjur terutama pada petang dan malam, pihaknya mengimbau masyarakat, terutama di wilayah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Segera mengungsi ketika melihat tanda alam, terutama ketika hujan deras dengan intensitas lebih dari dua jam pada malam hari," katanya. [Antara].
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur
Berita Terkait
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Kasus Kekerasan Pelajar di Cianjur Memanas, 11 Saksi Diperiksa Polisi untuk Bongkar Motifnya
-
Kabur Setelah Menabrak, Sopir Asal Bogor Tak Berkutik Dijemput Polisi Usai Tewaskan Pengacara
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor