- Universitas Ibn Khaldun Bogor dan Kementerian Ketenagakerjaan RI menandatangani nota kesepahaman pada 4 Mei 2026 di Bogor.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui pengembangan kompetensi relevan menghadapi transformasi digital dan otomasi industri.
- Kemitraan tersebut akan berlangsung selama lima tahun guna menjembatani kesenjangan keterampilan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar.
Menjawab tantangan tersebut, UIKA Bogor melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI berkomitmen untuk memperkuat kesiapan mahasiswa melalui program yang terhubung langsung dengan kebutuhan dunia kerja dan industri, mulai dari pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“UIKA tidak hanya menyiapkan lulusan yang kuat secara akademik, tetapi juga memastikan mereka siap masuk ke dunia kerja dengan kompetensi yang relevan,” ujarnya.
Kesepahaman ini akan berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti dengan berbagai program kerja konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UIKA Bogor sebagai kampus Islam unggul yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada masa depan lulusannya, mencetak SDM Unggul untuk Indonesia maju.
Berita Terkait
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Prof. Mujahidin: UIKA Bogor Kini Jadi Destinasi Pendidikan Mahasiswa Lintas Benua
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video