- Kecamatan Nanggung di Bogor menawarkan destinasi wisata alam asri seperti Desa Malasari dan Citalahab dengan pemandangan menawan.
- Wisatawan dapat memilih berbagai penginapan mulai dari homestay warga, villa bergaya kolonial, hingga rumah panggung tradisional lokal.
- Pengunjung juga bisa merasakan pengalaman berkemah di area Taman Nasional dengan biaya mulai dari tiga puluh lima ribu rupiah.
SuaraBogor.id - Berbeda dengan kawasan Puncak yang padat, Kecamatan Nanggung menawarkan ketenangan dengan pemandangan kebun teh, terasering sawah, dan hutan tropis yang masih asri.
Jika Anda berencana berkunjung ke Wisata Malasari atau Citalahab, berikut adalah pilihan tempat menginap yang patut dipertimbangkan:
1. Homestay Citalahab Central (Eco-Tourism)
Citalahab adalah jantung dari wisata edukasi di Nanggung. Di sini tidak ada hotel berbintang, melainkan deretan homestay milik warga lokal yang dikelola secara profesional.
Anda akan merasakan kehangatan tinggal bersama warga, menikmati hidangan desa, dan udara yang sangat dingin (bisa mencapai 16-18 derajat Celcius di malam hari).
Harga: Rp200.000 – Rp400.000 per malam (tergantung fasilitas makan).
2. Guest House Kebun Teh Nirmala
Terletak di area Perkebunan Teh Nirmala Agung, penginapan ini menawarkan pemandangan hamparan teh hijau sejauh mata memandang. Bangunannya bergaya kolonial klasik yang memberikan kesan nostalgia.
Sangat tenang dan privat. Cocok bagi pasangan atau keluarga yang ingin menikmati kabut pagi langsung dari jendela kamar.
Baca Juga: Sekda Bogor Evaluasi Menyeluruh Puskesmas, Kapus Cisarua Bakal Di Rolling?
Harga: Rp500.000 – Rp1.000.000 (untuk tipe villa/seluruh rumah).
3. Desa Wisata Malasari (Penginapan Budaya)
Malasari merupakan desa wisata yang pernah meraih penghargaan tingkat nasional. Di sini terdapat beberapa penginapan yang dikelola komunitas lokal.
Anda bisa menginap di rumah-rumah panggung tradisional. Pemandangan utamanya adalah terasering sawah yang sering disebut sebagai "Ubud-nya Bogor".
Harga: Rp250.000 – Rp500.000.
4. Camping Ground Citalahab & Malasari
Berita Terkait
-
Sekda Bogor Evaluasi Menyeluruh Puskesmas, Kapus Cisarua Bakal Di Rolling?
-
Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu
-
Kali Cijayanti Bogor Meluap! 138 Rumah di Babakan Madang Terendam Banjir, Satu Unit Ambruk
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia