Andi Ahmad S
Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB
Didit Prabowo putra Presiden Prabowo Subianto saat usai bertemu Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi mengklarifikasi bahwa pertemuan Didit Hediprasetyo dan Joko Widodo di Solo adalah silaturahmi pribadi.
  • Kunjungan tersebut berlangsung spontan saat Didit berada di Solo untuk menghadiri peringatan tradisi kirab malam 1 Suro.
  • Pemerintah membantah isu adanya pesan politik khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang dibawa oleh Didit Hediprasetyo.

SuaraBogor.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan klarifikasi terkait pertemuan antara putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah.
Prasetyo menegaskan bahwa kunjungan tersebut murni merupakan bentuk silaturahmi personal dan tidak membawa agenda politik tertentu.

Pernyataan ini disampaikan Prasetyo guna meredam spekulasi publik mengenai kemungkinan adanya pesan khusus atau negosiasi politik antara kedua tokoh besar tersebut.

Prasetyo menjelaskan bahwa kehadiran Didit di kediaman pribadi Jokowi di Solo berlangsung secara spontan.

Didit diketahui sedang berada di kota tersebut untuk menghadiri rangkaian kegiatan peringatan 1 Muharam atau kirab malam 1 Suro yang menjadi tradisi tahunan di Solo.

"Silaturahmi lah. Kebetulan karena dia (Didit) sudah berada di Solo karena Satu Muharam kemarin," ujar Prasetyo Hadi saat ditemui di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6/2026).

Pemerintah secara tegas membantah adanya isu yang menyebut Didit membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo untuk Jokowi.

Prasetyo menekankan bahwa hubungan antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo selama ini sudah sangat erat, sehingga komunikasi antar-pemimpin tersebut dapat dilakukan secara langsung tanpa memerlukan perantara.

"Nggak ada (pesan khusus), nggak ada," tegas Prasetyo. [Antara].

Baca Juga: Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong

Load More