alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terungkap! AD/ART Front Persatuan Islam Sama dengan FPI

Pebriansyah Ariefana Senin, 04 Januari 2021 | 07:26 WIB

Terungkap! AD/ART Front Persatuan Islam Sama dengan FPI
Front Persatuan Islam

Hanys aja sejumlah anggota FPI memang sudah mendeklarasikan lahirnya organisasi tersebut.

“Kita lihat saja, dan saya juga ingin mengunderline mereka harus menampilkan politik yang elegan, yang santun, yang mematuhi hukum. Jangan melakukan kegiatan menggantikan fungsi polisi dan penegakan hukum,” katanya disitat di saluran Youtube-nya, Minggu 3 Januari 2021.

Andaipun di kemudian hari jika masih ada hal yang demikian, kata dia, tak perlu ditiru. Dan pemimpin organisasi harus peringatkan hal penting itu kepada para anggotanya. Termasuk tidak lagi melakukan persekusi, terutama kepada ulama yang berbeda pendapat.

Kaos Front Persatuan Islam mulai dijual netizen.
Kaos Front Persatuan Islam mulai dijual netizen.

Lebih jauh, Refly memandang sebenarnya FPI sudah berubah menjadi ormas besar sejak 2016 lalu. Itu ditandai dengan masuknya FPI dalam kancah perpolitikan Jakarta. Kata Refly, FPI terlibat memperkarakan Basuki Tjahaja Purnama saat itu, karena dianggap salah berpidato.

Sejak saat itu, FPI lantas mulai diperhitungkan, dianggap sebagai salah satu mesin pendorong bagi sebuah kelompok politik. Benar saja, Anies yang digadang berada di posisi ketiga ketika itu, di bawah Ahok dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) justru terus melesat naik menjadi nomor 1 di DKI.

Baca Juga: Fadli Zon Protes Pembubaran FPI, Dedek Uki: Kok Masih Nutup Mata?

“Kelompok ini kemudian dikhawatirkan terus membesar dalam politik Indonesia, terutama dalam politik 2024 mendatang,” katanya.

Maka itu, kata Refly jika Front Persatuan Islam mau besar seperti dahulu, dan bisa diterima, dia dianggap perlu memainkan peran elegan, baik dalam sikap dan segalanya.

“Lebih intelek, lebih soft dari sebelumnya, tidak seperti FPI saat masih kecil, masih nakal. Sebab FPI sekarang sudah di level tingkat nasional, dan mampu kumpulkan tokoh kritis,” kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait