alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awas! Ridwan Kamil Punya Ancaman Jika Perusahaan Tak Kasih THR Lebaran 2021

Pebriansyah Ariefana Kamis, 15 April 2021 | 12:29 WIB

Awas! Ridwan Kamil Punya Ancaman Jika Perusahaan Tak Kasih THR Lebaran 2021
Potong pita yang dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Bupati Sukabumi dan Bupati Cianjur menandai peresmian Jembatan Cibuni. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Ridwan Kamil akan mendatangi perusahaan yang tak bayar THR Lebaran 2021.

SuaraBogor.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan bertindak jika buruh tidak dapat THR Lebaran 2021. Menurut dia, THR wajib diberikan dengan alasan apapun.

Ridwan Kamil akan mendatangi perusahaan yang tak bayar THR Lebaran 2021. Ridwan Kamil meminta seluruh perusahaan di Jawa Barat mematuhi arahan pemerintah pusat terkait pembayaran THR.

Menteri Ketenagakerjaan RI telah menerbitkan Surat Edaran nomor M/6/HK.O4/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan pada Senin (12/4) kemarin.

Dalam SE tersebut menegaskan perusahaan wajib membayar THR karyawan yang sesuai aturan.

Baca Juga: Pengusaha di Riau Diingatkan Bayar Penuh THR Karyawan

"Ini kami sedang mempersiapkan, mungkin nanti ada satu dua perusahaan yang mengaku tidak sanggup, kita akan siapkan tim memonitor memastikan keadilan kepada mereka yang berhak," ujar Ridwan Kamil Rabu kemarin.

Ilustrasi. THR [Shutterstock]
Ilustrasi. THR [Shutterstock]

Ridwan Kamil menilai harus ada tim yang memantau agar tidak terganggu dengan hal-hal yang tidak logis dengan alasan logis.

"Kita akan melaksanakan penilaian," katanya.

Sebelumnya Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar Muhamad Sidarta, menilai kondisi perekonomian tahun 2021 tidak sama dengan tahun 2020.

Pada 2020, ada PSBB sehingga banyak perusahaan yang meliburkan pekerjanya sampai dua bulan.

Baca Juga: Fasilitasi Ribuan Pekerja, Disnaker Sleman Buka Posko Aduan THR

"Tahun 2021 semua perusahaan sudah beroperasi normal termasuk industri startup, pasar tradisional, pertanian, hotel, pariwisata dan lainnya tinggal sekolah yang belum tatap muka," ujar Sidarta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait