Pilih Mudik Lebih Awal, Penumpang Terminal Baranangsiang Bogor Meningkat

Sejumlah bus dengan tujuan berbagai daerah masih nampak keluar - masuk di Terminal Baranangsiang.

Andi Ahmad S
Rabu, 05 Mei 2021 | 17:12 WIB
Pilih Mudik Lebih Awal, Penumpang Terminal Baranangsiang Bogor Meningkat
Bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Bus Baranangsiang, Kota Bogor, masih beroperasi, Rabu (5/5/2021). [Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun]

SuaraBogor.id - Hari terakhir jelang larangan mudik peningkatan arus keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor memgalami peningkatan, Rabu (5/5/2021).

Bedasarkan pantauan Suarabogor.id, tidak ada penghentian operasi baik Bus AKAP maupun AKDP. Sejumlah bus dengan tujuan berbagai daerah masih nampak keluar - masuk di Terminal Baranangsiang.

Petugas BPTJ Terminal Baranangsiang Jejen mengakui peningkatan penumpang terjadi jelang larangan mudik pemerintah pada 6 Mei 2021.

Jejen menyebut, sejak pekan kemarin rata-rata penumpang per harinya sekitar 200. Tujuannya beragam. Baik AKAP maupun AKDP.

Baca Juga:Ridwan Kamil: Atur Wisata Lebih Mudah, Kalau Mudik Itu Susah

“Tapi memang lebih banyak ke luar kota,” kata Jejen kepada Suarabogor.id saat ditemui di lokasi keberangakatan Bus Terminal Baranangsiang, Bogor, Rabu (5/5/2021). Sekitar pukul 15.00 WIB petang tadi.

Jika disimpulkan dari jumlah rata-rata keberangan per hari. Operasi bus antar di Terminal Baranangsiang sejak pekan lalu sekitar 1.500 penumpang.

Jejen menguraikan, tujuan yang paling ramai diantaranya Garut, Cirebon, Serang, Merak, Balaraja, Surabaya, Wonosobo, Blitar dan Kota-kota di Pulau Jawa lainnya.

“Ini hari terakhir kalau dari pekan kemarin tepatnya di awal pekan memang ada peningkatan,” ungkapnya.

Seperti diketahui pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan larangan mudik guna menekan terjadinya kerumunan yang memicu penyebaran Covid-19.

Baca Juga:Jeritan Sopir di Tengah Larangan Mudik: Berutang dan Jual Barang di Rumah

Bedasarkan informasi yang dihimpun, Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasi bus Antar Kota Antar Provinsi alias AKAP dan bus Antar Kota Dalam Provinsi alias AKDP selama masa larangan mudik ebaran tanggal 6-17 Mei 2021.

Seiring dengan itu Pemerintah Bogor juga telah melakukan berbagai rencana jelang membludaknya pemudik dari berbagai kota. Baik masuk maupun keluar Bogor.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor misalnya. Polresta Bogor Kota berencana akan melakukan penyekatan larangan mudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Ada enam titk penyekatan dan menerapkan sistem ganjil-genap mikro menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijirah.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan.

Polres Bogor mencatat sebanyak 12 pos pengamanan dan 197 pos pantau akan didirikan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

Diantaranya, Titik penyekatan tersebut bakal didirikan di sejumlah ruas jalan yang memang berbatasan langsung dengan daerah lainnya. Seperti perbatasan wilayah Bogor dengan Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi, Depok, Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak