Datangi Gedung Tegar Beriman, Massa Aksi Minta Bupati Bogor Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi

Sejak Gubernur Dedi Mulyadi menghentikan aktivitas tambang di Bogor Barat pada akhir September 2025, ekonomi warga di tiga kecamatan tersebut merosot tajam.

Andi Ahmad S
Senin, 04 Mei 2026 | 14:53 WIB
Datangi Gedung Tegar Beriman, Massa Aksi Minta Bupati Bogor Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi
Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang kembali menyuarakan tuntutan keras di depan Gedung Tegar Beriman, gerbang kantor Bupati Bogor, pada Senin, 4 Mei 2026. [@rekambogor]
Baca 10 detik
  • Ribuan warga Bogor Barat berunjuk rasa di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin, 4 Mei 2026.
  • Massa menuntut pembukaan kembali tambang legal dan penyaluran bantuan sosial yang belum terealisasi secara menyeluruh.
  • Penutupan tambang sejak September 2025 menyebabkan ekonomi warga merosot tajam serta meningkatkan angka kriminalitas di wilayah tersebut.

SuaraBogor.id - Gelombang keresahan dari wilayah Bogor Barat kembali membanjiri pusat pemerintahan di Cibinong. Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang kembali menyuarakan tuntutan keras di depan Gedung Tegar Beriman, gerbang kantor Bupati Bogor, pada Senin, 4 Mei 2026.

Kali ini, mereka tidak hanya mendesak Bupati Bogor untuk meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), membuka kembali tambang legal, tetapi juga menagih janji bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum terealisasi secara menyeluruh.

Sejak Gubernur Dedi Mulyadi menghentikan aktivitas tambang di Bogor Barat pada akhir September 2025, ekonomi warga di tiga kecamatan tersebut merosot tajam.

Koordinator aksi, Asep Fadlan, menegaskan bahwa situasi ini sudah masuk tahap darurat. "Yang kami tanyakan sederhana, kapan tambang legal dibuka kembali? Kami butuh aktivitas supaya masyarakat bisa bekerja lagi," katanya, dilansir dari MetroBogor - jaringan Suara.com.

Baca Juga:Ribuan Warga Bogor Barat Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Tambang Dibuka Kembali: Kami Harus Makan Apa?

Tak hanya itu, massa aksi juga menagih janji Gubernur Jabar KDM terkait bantuan sosial atau bansos bagi warga terdampak penutupan tambang.

Menurutnya, realisasi bantuan tersebut belum dirasakan secara menyeluruh.

"Bantuan sosial yang dijanjikan itu belum jelas. Padahal itu disampaikan langsung oleh Pak Gubernur KDM," ungkapnya.

Selain orasi, massa aksi juga menggelar doa bersama dan istighosah sebagai bentuk ikhtiar, berharap pemerintah segera mengambil keputusan.

"Kami tidak anarkis. Hari ini kami istighosah, berdoa agar pemimpin kami dibukakan hatinya," sambungnya.

Baca Juga:Tak Cuma Andalkan Ijazah, Menaker Yassierli Sebut Skill Jadi Kunci Utama Dunia Kerja

Asep mengungkapkan, selama hampir delapan bulan sejak tambang dihentikan, ekonomi warga di tiga kecamatan tersebut merosot tajam, bahkan disebutnya sudah masuk tahap darurat.

"Kriminalitas meningkat, pencurian dan curanmor mulai marak. Masyarakat juga sulit beralih profesi karena keterbatasan keterampilan," jelasnya.

Data sementara yang ia dapat, sekitar 19 ribu kepala keluarga terdampak. Namun, jumlah riil diperkirakan bisa mencapai 40 hingga 50 ribu warga di wilayah Bogor Barat.

Meski tekanan ekonomi semakin terasa, Asep memastikan aksi tetap berlangsung damai dan humanis.

"Kami tetap bersolawat dan berdoa. Mudah-mudahan ada solusi. Kami ingin didengar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak