alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Presiden PKS Sebut Anies-Sandi Keniscayaan di Pilpres 2024, Begini Kata Politisi Nasdem

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah Jum'at, 17 September 2021 | 18:32 WIB

Presiden PKS Sebut Anies-Sandi Keniscayaan di Pilpres 2024, Begini Kata Politisi Nasdem
Anies Baswedan-Sandiaga Uno, saat menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang menyebut nama Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno untuk Pemilu 2024. Namun wacana Anies-Sandi direspons politisi Nasdem.

SuaraBogor.id - Wacana pasangan calon presiden-wakil presiden yang disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu yang menyebut nama Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno untuk Pemilu 2024 direspon kalangan politisi. Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali.

Dia mengemukakan, jika keduanya hingga saat ini masih tercatat sebagai pejabat negara. Seperti diketahui, Anies Baswedan hingga kini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sedangkan Sandiaga Uno menjabat sebagai Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Lantaran itu, dia berpendapat agar keduanya bisa menjalankan tugas terlebih dahulu dan berikan penilaian.

"Nah untuk menilai kelayakan mereka ya mari kita evaluasi, mari kita lihat apa yang mereka laksanakan ketika menjabat hari ini," kata Ahmad seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: PKS Gulirkan Duet Anies-Sandi, Nasdem: Anies Enggak Usah Terjebak Bicara Soal Capres

Meski begitu, dia mengemukakan, agar Anies bisa fokus dalam menjalankan tugasnya saat ini. Hal itu disampaikannya, karena nantinya modal memimpin ibu kota Jakarta bisa jadi bekal untuk maju capres di Pilpres 2024.

"Jadi kesempatan ini harus digunakan oleh Pak Anies untuk memantaskan dirinya untuk maju sebagai calon presiden. Jadi, Pak Anies nggak usah terjebak bicara tentang calon presiden. Tetapi waktu yang tersisa satu tahun ini untuk membangun Jakarta membuat karya sehingga kemudian rakyat Indonesia memantaskan kamu untuk maju menjadi calon presiden," sambungnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, Nasdem dalam melihat figur calon pemimpin dalam salah satu faktor penilaian, yakni rekam jejak.

"Itu salah satunya adalah track record apa yang kemudian dilaksanakan ketika diberi amanat tentunya," ungkapnya.

Soal peluang Anies-Sandi ikut dalam konvensi calon presiden yang akan diadakan partai besutan Surya Paloh tersebut, Ahmad menjawab diplomatis, karena semua tergantung pembicaraan antarpartai.

Baca Juga: PKS Sebut Duet Anies-Sandiaga Keniscayaan, Gerindra Risih Bahas Pilpres 2024

"Apakah kemudian figurnya siapa saja tidak terbatas Anies-Sandi. Figur siapa saja merasa berhak maju menjadi calon presiden mempunyai kapasitas untuk memimpin negeri ini ayo kita ajak bersama sama ikuti konvensi kontestasi," katanya.

Sebelumnya, Presiden PKS Syaikhu sempat melontarkan duet Anies-Sandi untuk Pilpres 2024. PKS sendiri pernah mengusung pasangan tersebut ketika Pilkada DKI.

"Duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan," kata Syaikhu di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021).

PKS sendiri, kata dia, masih mencari figur yang tepat untuk diusung dalam kontestasi Pilpres 2024. Menurutnya, ke depan masih sangat dinamis. Komunikasi dengan pihak partai politik lain juga masih akan dilakukan ke depan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait