Jelang Nataru, Dinkes Kota Bogor Klaim Covid-19 Terkendali

Penurunan kasus juga berpengaruh kepada keterisian tempat tidur isolasi.

Andi Ahmad S
Kamis, 23 Desember 2021 | 13:09 WIB
Jelang Nataru, Dinkes Kota Bogor Klaim Covid-19 Terkendali
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno. [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

SuaraBogor.id - Kasus Covid-19 di Kota Bogor jelang Natal dan Tahun Baru diklaim Dinas Kesehatan Kota Bogor terkendali.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, jelang Nataru kali ini kasus Covid-19 cenderung hanya 1 hingga dua kasus saja.

Penurunan kasus juga berpengaruh kepada keterisian tempat tidur isolasi.

Dari total 504 tempat tidur di 21 rumah sakit rujukan di Kota Bogor hanya terisi 14 pasien atau 2,8 persen dan dari 32 tempat tidur ICU hanya terisi 7 atau 21,9 persen.

Berdasarkan data, Satgas COVID-19 Kota Bogor, Selasa (21/12) dilaporkan nol kasus penambahan positif kasus baru, 2 penambahan kasus sembuh dan nol kasus positif sembuh.

Dengan demikian, jumlah akumulatif kasus di Kota Bogor 37.682 kasus dengan rincian 527 pasien positif meninggal, 37.146 kasus pasien sembuh, dan tinggal 9 orang dalam perawatan.

"Kita terus menjaga agar COVID-19 Kota Bogor terkendali. Kuncinya, patuh terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi," kata Retno.

Terlebih, kata Retno, penyebaran COVID-19 varian baru Omicron kini mulai terdeteksi di Indonesia yang memerlukan kesadaran bersama untuk mencegahnya.

Masyarakat diimbau tidak lengah mematuhi protokol kesehatan meskipun telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk memberi contoh kepada warga lain.

Baca Juga:Tak Terapkan PeduliLindungi, Pengelola Tempat Publik Bisa Kena Sanksi hingga Izin Dicabut

Termasuk terlena pada Hari Natal dan Tahun Baru juga perlu dihindari dan tetap taat terhadap pengetatan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah sesuai dengan PPKM level 2 serta kebijakan pengaturan mobilitas warga oleh kepolisian

Di sisi lain, dalam wawancara sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan Satgas COVID-19 pun sedang melakukan pamantauan terkait ancaman penyebaran varian COVID-19 varian Omicron di Jawa Barat, khususnya pada momen libur Natal dan tahun baru.

"Kami masih memonitoring ancaman varian COVID-19 Omicron. Apalagi pada momen libur Natal dan tahun baru ini, jangan sampai kita semua lengah dan berujung pada lonjakan kasus COVID-19 seperti Natal dan tahun baru sebelumnya," kata Bima. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak