Kabupaten Bogor Punya Resiko Penularan Cacar Monyet Yang Tinggi, Ini Alasannya

Resiko penularan cacar monyet tersebut disebabkan banyak masyarakat yang beraktivitas di luar daerah setiap hari.

Andi Ahmad S
Rabu, 29 November 2023 | 18:02 WIB
Kabupaten Bogor Punya Resiko Penularan Cacar Monyet Yang Tinggi, Ini Alasannya
Ilustrasi Seseorang Terkena Cacar Monyet (unsplash/new foundation)

SuaraBogor.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyebutkan, bahwa wilayah Bumi Tegar Beriman memiliki resiko penularan cacar monyet yang tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengedalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana mengatakan, alasan potensi memiliki resiko penularan cacar monyet tersebut disebabkan banyak masyarakat yang beraktivitas di luar daerah setiap hari.

"Kita punya potensi, itu yang perlu diantisipasi, karena mobilitas disini cukup tinggi yang bekerja dari Bogor ke Jakarta maupun daerah lain," katanya, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com.

Dinkes Kabupaten Bogor saat ini terus melakukan pertukaran data terhadap wilayah Tangerang untuk memastikan tingkatan kasus cacar moyet yang berkembang di wilayah tersebut dan agar tidak membahayakan masyarakat Kabupaten Bogor yang beraktivitas disana.

Baca Juga:Viral Video Bupati Bogor Tak Salami Dandim, Iwan Setiawan Beri Pembelaan

"Di Tangerang juga belum ada kasus tambahan dan tim kesehatannya juga terus melakukan investigasi. Bahkan tak ada kasus tambahan,” ucapnya.

Adang Mulyana juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat, serta melakukan pencegahan yang dilakukan seperti halnya saat masyarakat diminta untuk menerapkan 3M ketika pandemi Covid-19.

Karena berdasarkan hasil pemeriksaan cara penularan dari kasus cacar monyet hampir menyerupai Covid-19. Meski begitu, Adang Mulyana juga menegaskan bahwa kasus kali ini tidak semudah paparan Covid-19. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk tetap hidup bersih dan sehat.

"Sebenarnya paling utama yakni cuci tangan karena bisa menularkan lewat situ (sentuhan), atau droplet (percikan pernapasan) cara penurunannya hampir sama dengan Covid-19, tapi tidak semudah kaya Covid-19,” ungkapnya

Tidak hanya itu, dia juga memberikan update terbaru terkait penularan cacar monyet pertama yang menyerang salah seorang warga Parungpanjang.

Baca Juga:Teriakan Atang Wali Kota Bogor Menggema Saat Kampanye Anies Baswedan

Adang Mulyana mengatakan, kondisi pasien yang terpapar cacar monyet saat ini masih menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Pemeriksaan serta pengobatan kepada pasien yang terpapar cacar monyet ini masih terus dilakukan secara berkala oleh pihak dinas kesehatan yang terdekat dari kediamannya.

"Karena pasien belum menikah, jadi isolasi mandiri sendiri di perumahan atau solasi tahap penyembuhan Dan di wilayah sekitar pun saat kita lakukan investigasi tetapi belum mendapatkan kasus yang mirip atau menemukan kembali,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak