Tekan Angka Perceraian, Pemkab Cianjur Prioritaskan Laki-laki dalam Penerimaan Pegawai Pabrik

Sehingga aturan yang akan dibuat terkait penerimaan pegawai di pabrik yang ada di Cianjur harus memperbanyak untuk tenaga kerja laki-laki

Andi Ahmad S
Rabu, 12 Juni 2024 | 12:32 WIB
Tekan Angka Perceraian, Pemkab Cianjur Prioritaskan Laki-laki dalam Penerimaan Pegawai Pabrik
Ilustrasi perceraian.(Freepik)

SuaraBogor.id - Angka perceraian di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat nampaknya cukup tinggi, hal ini tentu menjadi sorotan bagi pemerintah.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat untuk membuat aturan penerimaan pegawai pabrik mengutamakan tenaga kerja laki-laki dibanding perempuan.

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan tingginya kasus perceraian selama beberapa tahun terakhir tidak hanya didominasi faktor ekonomi, namun karena perselingkuhan di tempat kerja khususnya pabrik.

"Data dari Pengadilan Agama Cianjur faktor perceraian paling tinggi diajukan perempuan yang setiap hari bekerja sedangkan suami diam di rumah, sehingga istri merasa jadi tulang punggung ditambah sering bertemu dengan pria lain di tempat kerja, akhirnya menggugat cerai," katanya.

Baca Juga:Polres Cianjur Dalami Dugaan Malpraktik Puskesmas Sindangbarang, 12 Saksi Diperiksa Termasuk Tenaga Kesehatan

Sehingga aturan yang akan dibuat terkait penerimaan pegawai di pabrik yang ada di Cianjur harus memperbanyak untuk tenaga kerja laki-laki dari pada perempuan, sebagai upaya menekan perceraian karena laki-laki bekerja dan istri di rumah.

Bahkan, pihaknya sudah melakukan pendataan bagi warga Cianjur yang lulusan SMP, SMA, dan SMK yang tidak melanjutkan pendidikan akan direkrut pemerintah guna bekerja di sektor ketahanan pangan terutama pemuda yang siap menjadi petani milenial.

"Mereka akan mendapat penyuluhan mulai cara bertani sampai penjualan, sehingga peluang bagi lulusan berbagai tingkatan sekolah di Cianjur mendapat lapangan kerja dengan mudah, bahkan ditargetkan dapat membuka peluang bagi orang lain," katanya lagi.

Bahkan, ujar dia pula, pihaknya akan memberikan bantuan modal tanpa harus meminjam ke bank ilegal, sehingga petani milenial dapat mengembangkan usahanya dan menjadi contoh bagi masyarakat usia produktif untuk menjadi pelaku usaha atau petani.

"Tidak hanya menjadi petani milenial, dinas terkait juga diminta untuk mencetak pelaku UMKM sebanyak-banyaknya dari lulusan sekolah tahun ini, sehingga angka pengangguran di Cianjur terus berkurang," kata dia.

Baca Juga:MK Perintahkan PSU dan Penghitungan Ulang Suara di 5 TPS Cianjur, KPU Siap Gelar Pekan Depan

Herman menambahkan, sejak dua tahun terakhir sejumlah pemuda dan pemudi lulusan sekolah di Cianjur sukses menjadi pelaku UMKM dengan produk unggulan yang dapat menembus pasar nasional hingga internasional, seperti produk radio antik, sambal honje khas Cianjur dan sejumlah produk pakaian. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak