Ayam Pelung Putih Hebohkan Gedung DPRD Bogor

Ayam pelung itu diberikan oleh Eka Rudy Wibowo, salah satu Anggota Kelompok Wartawan atau Pokwan DPRD Kabupaten Bogor.

Andi Ahmad S
Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:31 WIB
Ayam Pelung Putih Hebohkan Gedung DPRD Bogor
Ayam Pelung Putih Hebohkan Gedung DPRD Bogor [Ist]

SuaraBogor.id - Seekor ayam pelung warna putih pada sore tadi gemparkan gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/8/2024).

Kehebohan munculnya ayam pelung warna putih itu saat momen mempersiapkan Sidang Paripurna Istimewa Hari Kemerdekaan.

Ternyata ayam pelung putih itu salah satu bentuk kejutan untuk Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto yang hari ini adalah hari kelahiran dirinya.

Rudy Susmanto sendiri tengah merayakan hari ulang tahun yang ke-39.

Baca Juga:Bogor dan Depok Jadi Sumber Masalah Jakarta, Andrinof Chaniago Bilang Begini

Ayam pelung itu diberikan oleh Eka Rudy Wibowo, salah satu Anggota Kelompok Wartawan atau Pokwan DPRD Kabupaten Bogor.
Menurut Eka, ayam pelung itu selaras dengan gaya kepimpinan Rudy Susmanto.

"Ayam pelung kan suaranya merdu dan khas. Jadi seperti menggambarkan kepemimpinan Rudy Susmanto yang tegas dan khas," kata Eka.

Selain itu, Rudy Susmanto juga merupakan pecinta ayam. Setelah menerima ayam pelung, Rudy pun langsung memeluk dan mengusap ayam tersebut kemudian memberikannya kepada ajudan.

Selain itu, staf DPRD Kabupaten Bogor pun menyiapkan kue ulang tahun dan tumpeng.

Mengenal Sekilas Ayam Pelung

Baca Juga:Anak Selebgram Cut Intan Nabila Sampai Trauma Bertemu Laki-laki Karena Sering Lihat KDRT

Ayam pelung adalah ras ayam lokal unggul dari daerah Cianjur, Jawa Barat. Berbeda dengan kebanyakan biakan ayam yang diseleksi untuk penampilan fisik, ayam pelung diseleksi karena suara kokokannya yang panjang dan memiliki lagu, seperti ayam ketawa dan ayam Berg.

Tentu saja hanya ayam jantan yang memiliki sifat ini. Nama ayam pelung berasal dari istilah dalam Bahasa Sunda yaitu mawelung yang memiliki arti "kokokan melengking".

Sejarah Ayam Pelung

Penangkar dan pemulia pertama ayam ini adalah seorang petani dan tokoh agama dari Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, bernama H. Djarkasih (Mama' Acih).

Ia memulai penangkaran sejak tahun 1850 dengan mengambil seekor ayam jantan muda yang diamatinya memiliki kokokan lebih panjang daripada yang lainnya.

Penangkaran dilakukan pertama kali dengan mengawinsilangkan dengan ayam betina biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak