Bupati Bogor Siapkan Rotasi Jabatan ASN, Rudy Susmanto: Kita Lihat Setelah dari Magelang

Rudy mengaku, dirinya akan terlebih dahulu mengisi kekosongan jabatan pada sejumlah dinas di pemerintahan Kabupaten Bogor.

Andi Ahmad S
Jum'at, 28 Februari 2025 | 17:59 WIB
Bupati Bogor Siapkan Rotasi Jabatan ASN, Rudy Susmanto: Kita Lihat Setelah dari Magelang
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan

SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto akan melakukan rotasi, mutasi, dan mengisi kekosongan jabatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat setelah pulang dari retreat Magelang.

Rudy menyebut hal itu dilakukan berdasarkan aturan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) soal Kepala Daerah baru yang dibolehkan langsung merotasi jabatan.

Rudy mengaku, dirinya akan terlebih dahulu mengisi kekosongan jabatan pada sejumlah dinas di pemerintahan Kabupaten Bogor.

“Iya kami akan segera isi kekosongan jabatan,” kata Rudy kepada Suarabogor, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga:Perizinan di Bogor Bermasalah? Dedie Rachim Buka Hotline Pengaduan

Rudy menyampaikan, rotasi jabatan ASN eselon II atau setingkat Kepala Dinas juga bukan tidak mungkin dilakukan oleh Rudy Susmanto.

"Kita lihat nanti (Rotasi pejabat eselon II) sepulang saya dari Magelang (retreat),” jelas dia.

Rudy mengaku, akan menempati posisi eselon II dan III disetiap SKPD. Menurut Rudy, salahsatu kriterianya adalah pejabat yang satu frekuensi dengan visi misi lima tahun kedepan.

“Kriterianya yang utama tentunya harus satu frekuensi dengan saya,” jelas Rudy.

Hal itu dilakukan, kata Rudy, agar semua programnya berjalan lancar dan tanpa ada kendala apapun. Dia juga mengaku akan memilih pejabat yang bisa mengayomi anak buahnya di SKPD dan terutama bisa melayani masyarakat dengan baik.

Baca Juga:Sambut Ramadhan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi dan Kepedulian

Ilustrasi ASN Kaltim. [kaltimtoday.co]
Ilustrasi ASN Kaltim. [kaltimtoday.co]

“Kalau satu frekuensi kan program-program saya nanti tanpa hambatan dapat cepat berjalan. Selain itu wajib jadi pengayom buat rakyat dan anak buahnya di SKPD masing-masing,” bebernya.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa rotasi pejabat yang akan dilakukan nanti tidak berkaitan dengan politik. Karena, rotasi tersebut merupakan hal yang biasa untuk penyegaran organisasi perangkat daerah.

“Rotasi ini merupakan hal yang biasa disebuah organisasi. Fungsinya untuk penyegaran dan segala program bisa berjalan maksimal," tutup dia.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak