-
Jumlah Korban Jiwa Terverifikasi, Hingga Senin, 19 Januari 2026, total korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi berjumlah lima orang. Korban terdiri dari tiga warga Desa Urug (Jaka, Edi, dan Isep Septiana) serta dua warga Desa Malasari (Karta dan Kari).
-
Status dan Lokasi Kejadian, Para korban merupakan penambang emas ilegal (gurandil) yang melakukan aktivitas di area berbahaya atau "lubang tikus" milik PT Antam Pongkor. Proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama tim gabungan dan pihak perusahaan, meskipun ada korban yang dievakuasi secara mandiri oleh warga.
-
Ketidakpastian Jumlah Total Korban, Pihak kepolisian belum bisa memastikan jumlah total korban secara keseluruhan karena banyaknya akses masuk ilegal yang sulit dideteksi. Saat ini, kepolisian telah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk memverifikasi rumor mengenai adanya korban tambahan.
Kapolsek mengaku belum bisa memastikan jumlah total korban yang sebenarnya, mengingat banyaknya akses ilegal yang sulit terdeteksi.
Namun, ia tidak menampik adanya rumor yang menyebutkan jumlah korban jauh lebih banyak.
"Sampai saat ini yang diberedar informasi di masyarakat luas banyak korban, namun sampai saat ini kita membuka ruang terbuka dengan masyarakat dari hari mulai Selasa (13 Januari 2026) kita buatkan POSKO ini dengan harapan masyarakat sadar ataupun mereka yang saya jelaskan merasa kehilangan keluarganya," tukasnya.
Baca Juga:PT Antam Tegaskan Korban Tewas Bukan Karyawan, Melainkan Penambang Tanpa Izin