- Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau posko mudik Lebaran 2026, memuji pengorbanan petugas yang bertugas saat hari raya.
- Kabupaten Bogor menghadapi tiga arus lalu lintas unik: mudik, balik, dan wisata, dengan estimasi dua juta pemudik.
- Shalat Idul Fitri akan diadakan di Stadion Pakansari, mengundang anak yatim dan masyarakat yang tidak mudik.
SuaraBogor.id - Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, melakukan peninjauan intensif ke beberapa posko mudik Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Peninjauan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung melayani masyarakat, yang puncaknya akan diwujudkan dalam perayaan Idulfitri akbar di Stadion Pakansari.
Bupati Rudy Susmanto didampingi Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim Bogor, DanLanud Atang Sanjaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, dan pimpinan OPD lainnya.
Mereka meninjau posko di wilayah Bogor bagian timur Pos Cileungsi, Bogor induk atau tengah Sirkuit Sentul, Tugu Pancakarsa, dan Pos Polisi Subianto di Sentul City, hingga Pos Polisi Hoegeng di wilayah selatan Kabupaten Bogor.
Baca Juga:Terbanyak se-Indonesia! Bupati Rudy Susmanto Lepas 77 Bus Mudik Gratis Kabupaten Bogor
"Pesan saya yang pertama adalah kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya pada seluruh jajaran TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar, Jasa Marga," ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kamis (19/3/2026) dini hari.
"Di saat yang lain bisa mudik berkumpul dengan keluarga di Kampung Halaman, mereka juga sama, mereka punya keluarga, punya anak, punya istri, tapi mau mengorbankan waktunya, tenaganya, pikirannya agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan baik, dengan lancar," tambahnya memuji personil.
Dari hasil peninjauan, Bupati juga menyoroti persiapan infrastruktur di posko-posko. Khususnya di Pos Polisi Hoegeng Gadog, fasilitasnya terbilang lengkap dengan ruangan klinik untuk pengobatan dan sentra pelayanan terpadu.
"Jadi bila ada permasalahan-permasalahan, masyarakat dapat membuat laporan secara langsung di pos polisi Hugeng," ucapnya.
Lanjur Rudy, dia memaparkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki dinamika lalu lintas yang unik. Ada tiga arus, pertama arus mudik, kedua arus balik dan ketiga arus wisata.
Baca Juga:Hormati Tradisi Silaturahmi, Jalur Puncak Bebas Rekayasa Satu Arah di Hari Raya
Kabupaten Bogor juga menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pemudik terbesar di Jawa Barat yakni sekitar 2 juta gabungan dari data Jabodetabek.
Menjelang Idulfitri, Bupati Rudy Susmanto membenarkan rencana pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Stadion Pakansari. Ini menjadi pengganti Lapangan Tegar Beriman yang sedang direvitalisasi untuk pembangunan alun-alun.
"Ini adalah lebaran masyarakat Kabupaten Bogor. Maka kami Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor di Hari Raya Idulfitri, Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, DPRD Kabupaten Bogor, dan beberapa instansi vertikal lainnya menggelar open housenya di Stadion Pakansari," terang Rudy.
Motif di balik keputusan ini adalah keinginan untuk membaur dengan seluruh masyarakat, terutama mereka yang tidak mudik.
"Kenapa di Stadion Pakansari? Kita membaur dengan seluruh masyarakat yang tidak melaksanakan mudik," akunya.
Kegiatan ini akan semakin istimewa dengan kehadiran ratusan anak yatim dan penampilan dari penyanyi religi yakni Opick.
"Satu, di wilayah Stadion Pakansari ada beberapa yayasan panti asuhan anak yatim piatu. Kita ingin pada saat hari kemenangan umat Muslim, kita melaksanakan sholat Idul Fitri. Kami pun mengajak mereka semua yang sudah tidak punya bapak, tidak punya ibu untuk berlebaran bersama-sama. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor akan menyiapkan angkutan untuk menjemput anak-anak yatim ini ke lokasi," jelasnya.