Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor

Menanggapi viralnya informasi ini, pihak kepolisian kini menunggu laporan resmi dari manajemen PT Antam Pongkor.

Andi Ahmad S
Selasa, 28 April 2026 | 20:47 WIB
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
Potret Evakuasi Penambang Emas Ilegal di Nanggung Bogor Mendapatkan Bantahan dari Polisi [Ist/Gemini]
Baca 10 detik
  • Media sosial dihebohkan dengan video viral dugaan praktik jual beli akses masuk lubang tambang di PT Antam UBPE Pongkor.
  • Pelaku penambangan ilegal diduga membayar tarif hingga Rp450 juta kepada oknum keamanan untuk mendapatkan fasilitas masuk area tambang.
  • Polsek Nanggung tengah menunggu laporan resmi dari manajemen PT Antam Pongkor untuk menindaklanjuti dugaan skandal tambang tersebut.

SuaraBogor.id - Publik kembali dihebohkan oleh sebuah video viral di media sosial yang mengungkap dugaan praktik ilegal di salah satu BUMN pertambangan. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada PT Antam UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebuah unggahan di Facebook menuding adanya praktik “jual beli waktu” untuk masuk ke kawasan lubang tambang milik perusahaan tersebut, dengan tarif yang sangat fantastis.

Menanggapi viralnya informasi ini, pihak kepolisian kini menunggu laporan resmi dari manajemen PT Antam Pongkor.

Skandal ini pertama kali mencuat melalui unggahan di media sosial Facebook dari akun bernama "Bang Ciyo CL". Dalam unggahan tersebut, pria ini mengungkap adanya praktik “jual beli waktu” untuk bisa masuk ke kawasan lubang tambang level 710 milik PT Antam.

Baca Juga:Viral! Oknum Keamanan Tambang Emas Pongkor Diduga Jual Akses Lubang Tambang, Tarifnya Fantastis

Yang lebih mengejutkan, berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, praktik ilegal itu diduga mematok tarif yang sangat tinggi, mulai dari Rp300 juta hingga Rp400 juta untuk sekali masuk ke lubang tambang.

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu koordinasi dan laporan resmi dari pihak manajemen PT Antam Pongkor terkait dugaan praktik ini.

"Menanggapi video viral adanya jual beli waktu tambang di area lokasi milik PT Antam Pongkor, sejauh ini kami belum mendapatkan laporan resmi dari pihak perusahaan,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Diberitakan sebelumnya, sebuah kabar yang sangat mengejutkan dan berpotensi mencoreng nama baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menyeruak dari sektor pertambangan.

Pihak keamanan PT. Aneka Tambang (Antam) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor kini tengah menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan praktik jual beli waktu dan jalur masuk ke lubang tambang milik BUMN tersebut.

Baca Juga:Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara

Praktik ilegal ini diduga melibatkan aparat keamanan internal perusahaan yang bersekongkol dengan para penambang emas tanpa izin (PETI).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber video viral di facebook, modus operandi yang digunakan sangat terorganisir.

Dalam video viral tersebut, untuk bisa masuk ke area lubang perusahaan, para PETI harus melakukan "komit" atau setoran kepada petugas keamanan. Besaran nominal yang disebutkan bervariasi, mulai dari Rp300 juta hingga Rp450 juta per shift.

"Kami masuk ke lubang perusahaan lewat depan akses level 600. Kami diantar oleh petugas menggunakan mobil ke lokasi. Setelah waktu yang ditentukan selesai, kami dijemput kembali dengan mobil yang sama, sekaligus membawa barang (berupa batuan yang diduga mengandung emas) hasil dari komit tersebut,” ujar dalam video di akun facebook Ciyo CL, dilansir, Selasa (28/4/2026).

Kesaksian ini menunjukkan adanya dugaan kolusi yang sistematis antara oknum keamanan internal Antam dengan PETI, di mana akses ke area tambang dan pengangkutan hasil ilegal difasilitasi oleh pihak yang seharusnya menjaga keamanan perusahaan.

Tidak hanya akses dan pengawalan, sumber tersebut juga mengindikasikan bahwa fasilitas operasional perusahaan diduga digunakan untuk melancarkan aksi ilegal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak