Sejarah Terukir! DPRD Bogor Gelar Paripurna HJB ke-544 di Kaki Gunung Halimun Salak Nanggung

Kegiatan yang biasanya digelar secara formal di Gedung DPRD di pusat pemerintahan Cibinong ini, untuk pertama kalinya dipindahkan ke wilayah pelosok di kaki Gunung Halimun.

Andi Ahmad S
Kamis, 04 Juni 2026 | 17:52 WIB
Sejarah Terukir! DPRD Bogor Gelar Paripurna HJB ke-544 di Kaki Gunung Halimun Salak Nanggung
DPRD Kabupaten Bogor mencatatkan sejarah baru dengan menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu (3/6/2026). [SuaraBogor/HO/Pemkab Bogor]
Baca 10 detik
  • DPRD Kabupaten Bogor mengadakan Rapat Paripurna Istimewa di Desa Malasari untuk memperingati Hari Jadi Bogor ke-544 pada 3 Juni 2026.
  • Pemilihan Desa Malasari bertujuan mengenang sejarah wilayah tersebut sebagai pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor saat Agresi Militer Belanda II.
  • Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat semangat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah pelosok Kabupaten Bogor.

SuaraBogor.id - Ada pemandangan yang tidak biasa dalam peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun ini. DPRD Kabupaten Bogor mencatatkan sejarah baru dengan menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang biasanya digelar secara formal di Gedung DPRD di pusat pemerintahan Cibinong ini, untuk pertama kalinya dipindahkan ke wilayah pelosok di kaki Gunung Halimun Salak. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk napak tilas sejarah besar Kabupaten Bogor yang jarang diketahui publik secara luas.

Pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi sidang paripurna bukan tanpa alasan mendalam. Wilayah yang berada di ujung barat Kabupaten Bogor ini memiliki nilai historis (sejarah) yang sangat kuat bagi keberlangsungan administrasi daerah di masa lampau.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menjelaskan bahwa Malasari pernah menjadi benteng terakhir pertahanan birokrasi Bogor. Wilayah ini menjadi pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor saat terjadi Agresi Militer Belanda II.

Baca Juga:Tinggalkan Gedung Mewah, Pemkab Bogor Pilih Lapangan Citalahab untuk Rayakan Hari Jadi Bogor

"Pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi paripurna memiliki makna historis yang dalam. Melalui momentum Hari Jadi Bogor ke-544 ini, kita ingin mengingat kembali perjuangan para pendahulu yang tetap gigih menjalankan roda pemerintahan di tengah situasi perang," ujar Sastra Winara

Ia menjelaskan peringatan HJB tahun ini sengaja dibawa ke Malasari untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat membangun daerah secara merata hingga ke wilayah pelosok.

Menurut dia, nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri Kabupaten Bogor harus menjadi inspirasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan saat ini.

Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam kesempatan yang sama mengatakan Malasari merupakan titik penting dalam sejarah berdirinya Kabupaten Bogor karena pernah menjadi tempat berkantornya Bupati Bogor Raden Ipik Gandamana saat pemerintahan darurat berlangsung.

Ia menilai pelaksanaan upacara dan rapat paripurna di Malasari menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Baca Juga:Tetangga: Pak Dadan Hindayana Sudah Lama Kosongkan Rumah

"Jangan titik awal Bogor berdiri menjadi titik paling belakang perkembangan Kabupaten Bogor," ujar Rudy.

Menurut dia, masih terdapat sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor yang menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan, kesehatan dan akses dasar lainnya sehingga membutuhkan perhatian bersama.

Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendorong pemerataan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat di 40 kecamatan.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan konsep rapat paripurna tahun ini dibuat sederhana dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Fasilitas sidang disiapkan menggunakan meja dan bangku sekolah dengan tetap menjaga kekhidmatan jalannya rapat paripurna.

"Paripurna yang lain daripada biasanya, karena memang ini monumental. Bupati ingin semua dipusatkan di sana untuk mengenang Kantor Bupati lama yang ada di Malasari," kata Irwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini