- Siloam Hospitals TB Simatupang mengembangkan layanan jantung melalui teknologi alat pacu jantung tanpa kabel atau leadless pacemaker sejak 2022.
- Teknologi alat pacu jantung tanpa kabel tersebut dipasang langsung di dalam jantung tanpa kabel dan kantong dada untuk mengurangi komplikasi.
- Rumah sakit tersebut telah berhasil melakukan tindakan pada tujuh pasien menggunakan teknologi alat pacu jantung tanpa kabel sejak tahun 2022.
Alat ini juga tidak membutuhkan kabel atau perangkat yang terlihat dari luar tubuh.
Selain memberikan kenyamanan dan hasil estetika yang lebih baik, teknologi tersebut juga berpotensi mengurangi risiko komplikasi tertentu, termasuk infeksi dan pacemaker-twiddler syndrome.
Kemudian, pemasangannya menggunakan kateter melalui pembuluh darah vena di pangkal paha sehingga tidak memerlukan operasi terbuka.
Terpisah, Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang, dr Dewi Wiguna, mengatakan rumah sakit tersebut telah menangani berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah.
“Kami telah berhasil melakukan tindakan aritmia pada lebih dari 140 kasus aritmia kompleks, diantaranya hampir 30 kasus PPM permanent pacemaker (PPM) di mana leadless pacemaker sendiri berhasil dilakukan di 7 pasien sejak tahun 2022,” ungkapnya.
Dia menyebut, layanan ini didukung oleh tim yang terdiri dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, subspesialis kardiologi intervensi, serta subspesialis aritmia.
“Siloam Hospitals TB Simatupang didukung oleh berbagai layanan seperti CT Scan 512 Slice generasi terbaru, Cath Lab yang dilengkapi dengan teknologi terkini dan dokter ahli berpengalaman lebih dari 30 tahun menangani aritmia di Indonesia serta perawat-perawat yang tersertifikasi,” tuturnya.
“Kami berharap bisa mendukung kesehatan masyarakat serta rujukan bagi rumah sakit sekitar dalam penanganan penyakit jantung dan artimia yang tepat dan cepat,” pungkasnya.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara
Baca Juga: Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua
Berita Terkait
-
Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua
-
Sekda Bogor Evaluasi Menyeluruh Puskesmas, Kapus Cisarua Bakal Di Rolling?
-
Puskesmas Cisarua Disorot: Obat BPJS Sering Kosong, Gaya Kepemimpinan 'Raja Kecil' Mencuat
-
BRIsat Perkuat Fondasi Digital BRI untuk Perluas Inklusi Keuangan di Seluruh Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepeda Goes Kekinian untuk Bapak-Bapak Usia 40 Tahun: Tetap Hits dan Sehat
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini
-
Tolak Aturan 20 Tahun! 6 Fakta Demo Ratusan Sopir Angkot Bogor di Balai Kota