facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Karyawan di Bogor Demo Berhari-Hari Untuk Dapatkan THR

Andi Ahmad S Senin, 07 Juni 2021 | 11:56 WIB

Karyawan di Bogor Demo Berhari-Hari Untuk Dapatkan THR
Ilustrasi uang THR. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Mereka (Karyawan) melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembayaran sisa gaji dan THR di PT Anugerah Maju Perkasa Kabupaten Bogor.

SuaraBogor.id - Unjuk rasa yang dilakukan karyawan PT Anugerah Maju Perkasa di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, untuk mendapatkan haknya yakni Tunjangan Hari Raya (THR) akhirnya menemukan hasil.

Mereka (Karyawan) melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembayaran sisa gaji dan THR di PT Anugerah Maju Perkasa Kabupaten Bogor.

Seperti diungkapkan salah satu Karyawan PT Anugrah Maju Perkasa Wati, aksi tersebut sudah dilakukan dua kali, namun akhirnya pihak perusahaan mau membayar sisa gaji terhadap 40 buruh yang saat ini sudah tidak bekerja lagi sejak 10 Mei 2021.

“Alhamdulillah perjuangan kami berhasil. Semua sudah diberikan gaji sisanya rata rata Rp 1,5 juta rupiah,” katanya disitat dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Sebentar Lagi PPDB Kota Bogor Kembali Dibuka, Ini Tahapannya

Wati mengatakan saat melakukan aksi unjuk rasa, saat itu pihak perusahaan sempat mengancam buruh dengan malaporkan para demonstran ke polisi.

Ia mengatakan saat aksi ada ratusan buruh yang ikut yang juga tidak dapat THR.

“Dan pihak perusahaan telah membayarkan THR juga namun tidak semuanya,” katanya.

Saat konfirmasi HRD PT Anugrah Maju Perkasa Morlan Silitonga membenarkan hal tersebut. Ia mengaku belum memberikan hak 30 lebih karyawannya. Hal itu dikarenakan produksi yang turun drastis.

“Produksi kami sedag parah. Apa lagi para karyawan yang 30 orang itu tidak mau ikuti arahan perusaan untuk kembali bekerja selama 10 hari,” katanya.

Baca Juga: 32 Santri Positif Covid-19 di Kota Bogor, Ponpes Dijaga Ketat Polisi

Morlan juga membenarkan pabriknya tidak memberikan THR dan tengah merekrut karyawan baru. Hal itu untuk memulihkan kondisi perusahaan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait