Kasus Kebakaran di Cianjur Melonjak Tiga Kali Lipat, Damkar Imbau Masyarakat Waspada

Saat ini Damkar Cianjur tengah menggencarkan sosialisasi kewaspadaan potensi kebakaran menjelang masuknya musim kemarau di antaranya tidak membakar sampah sembarangan.

Andi Ahmad S
Rabu, 22 Mei 2024 | 21:41 WIB
Kasus Kebakaran di Cianjur Melonjak Tiga Kali Lipat, Damkar Imbau Masyarakat Waspada
Ilustrasi kebakaran [Handout / UME / AFP]

SuaraBogor.id - Kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melonjak tiga kali lipat. Informasi itu disampaikan Damkar Cianjur.

Saat ini Damkar Cianjur tengah menggencarkan sosialisasi kewaspadaan potensi kebakaran menjelang masuknya musim kemarau di antaranya tidak membakar sampah sembarangan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Hendra Wira Wiharja mengatakan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami kemarau pada Mei hingga Agustus 2024.

"Seiring masuknya musim kemarau kerap terjadi kebakaran lahan akibat membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan sehingga memicu terjadinya kebakaran," katanya.

Baca Juga:Kasus Meninggalnya Daffa Dugaan Malpraktek di Puskesmas Sindangbarang Diusut Polisi

Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menggencarkan sosialisasi kewaspadaan terhadap terjadinya kebakaran selama kemarau panjang dengan melibatkan aparat kecamatan dan desa hingga RT/RW di wilayah rawan terjadi kebakaran lahan mulai dari utara hingga selatan.

Dimana aparat diminta untuk bersama-sama masyarakat menjaga lingkungan tempat tinggal-nya sebagai antisipasi terjadinya kebakaran lahan dan rumah karena selama beberapa tahun terakhir kerap terjadi kebakaran lahan dan rumah.

"Sepanjang tahun 2020-2022 per bulan rata-rata terjadi 10 kasus kebakaran yang ditangani Damkar Cianjur, tahun 2023 jumlah kejadian kebakaran melonjak hingga tiga kali lipat dengan jumlah kejadian mencapai 300 kasus," katanya.

Sedangkan sepanjang tahun 2024 dari Januari hingga Mei tercatat sekitar 20 kejadian kebakaran yang sebagai besar melanda perkampungan diduga akibat arus pendek listrik, sehingga masyarakat diminta untuk rutin memeriksa jaringan kabel listrik di dalam rumah.

"Sepanjang tahun ini, penanganan kebakaran selama empat bulan terakhir sekitar 20 kasus akibat arus pendek listrik, harapan kami selama kemarau selain tidak membakar sampah dan membuang puntung sembarangan warga juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik," katanya. [Antara].

Baca Juga:RSUD Sindangbarang Segera Beroperasi, Layani Warga Cianjur Selatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak