Alarm Dini di Bogor! 5 Kasus Baru COVID-19, Vaksinasi Digencarkan Kembali

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty di tengah isu lonjakan Covid-19 di Indonesia.

Andi Ahmad S
Rabu, 04 Juni 2025 | 15:38 WIB
Alarm Dini di Bogor! 5 Kasus Baru COVID-19, Vaksinasi Digencarkan Kembali
Ilustrasi [Unsplash]

SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan menyatakan bahwa ada 5 orang warganya terdeteksi Covid-19 sejak awal tahun 2025.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty di tengah isu lonjakan Covid-19 di Indonesia.

"Kabupaten Bogor belum ada peningkatan yang signifikan, dari Januari sampai Mei tercatat hanya lima kasus Covid-19 yang terdeteksi," ujar Fusia Meidiawaty kepada wartawan di Cibinong, Rabu, 4 Juni 2025.

Ia menyebut, dirinya sudah sigap melakukan antisipasi dini dengan menyebarkan surat edaran ke seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Baca Juga:Ancaman Kesehatan Mental di Era Digital, Screen Time Maksimal 3 Jam

"Dalam waktu dekat juga, kami akan mengadakan zoom meeting kepada seluruh Faskes untuk menegaskan hal ini," ucap Fusia Meidiawaty  yang baru saja dilantik.

Dinas Kesehatan mengaku akan melakukan kembali vaksinasi Covid-19 untuk memperkecil sebaran wabah yang mengguncang dunia beberapa waktu lalu itu.

"Vaksin Covid-19 ini sebenarnya sudah dilaksanakan, nanti kita akan informasikan lagi kalau tentang vaksin," tutup dia.

Menkes Minta Warga Tak Khawatir

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan situasi Covid-19 kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan itu disampaikan dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga:Bahaya Mengintai! Kemenkes dan BPOM Soroti Keamanan Pangan Program Gizi Gratis

Selain menyoal Covid-19, Budi turut melaporkan perkembangan dari sejumlah isu kesehatan nasional hingga program cek kesehatan gratis. Budi mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait perkembangan Covid-19.

"Tapi ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik,” kata Budi, dikutip dari Suara.com.

Sementara itu terkait perkembangan program prioritas pembangunan 66 rumah sakit baru, Budi menjelaskan targe dipercepat menjadi dua tahun dengan 32 rumah sakit dibangun tahun 2025.

“Tahun ini rencananya 32, tahun depan 34. Dari 32 ini, 16 sudah groundbreaking. Jadi diharapkan bisa selesai tahun ini. Nah sisanya akan di-groundbreaking segera. Cuma ada sedikit realokasi anggaran yang butuh persetujuan dari beliau. Tadi beliau juga sudah menyetujui. Nggak nambah anggaran, tapi perpindahan post-anggaran untuk quick win yang pertama itu,” tutur Budi.

Budi turut menyampaikan perkembangan terkini mengenai program cek kesehatan gratis. Ia berujar hingga awal Juni 2025, sebanyak 7,8 juta warga Indonesia telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Dan seharinya itu 200 ribu. Jadi per bulan itu antara 5 jutaan lah orang yang cek kesehatan gratis,” kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini