Tangis Pilu di Teras Sempit, Kisah Eni Menunggu Suami yang Terjebak di 'Lubang Tikus' Pongkor

Dengan baju hitam dan celana abu-abu, sambil sesekali mengusap wajahnya dengan handuk ungu, Eni mencoba mengumpulkan kekuatan untuk bercerita.

Andi Ahmad S
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:00 WIB
Tangis Pilu di Teras Sempit, Kisah Eni Menunggu Suami yang Terjebak di 'Lubang Tikus' Pongkor
Eni Nurhayati, istri dari Akim (38) saat ditemui di kediamannya di Kampung Anyar, RT02/06, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik

Seorang penambang emas ilegal (gurandil) bernama Akim (38) terjebak di dalam "lubang tikus" di area PT Antam Pongkor sejak Selasa (13/1/2026). Insiden ini dipicu oleh munculnya asap maut di dalam lubang tambang yang mengakibatkan proses evakuasi oleh tim gabungan terus berjalan hingga saat ini.

Keputusan Akim untuk melakukan pekerjaan berisiko tinggi tersebut murni didasari oleh desakan ekonomi. Meskipun sempat ragu karena cuaca buruk dan kekhawatiran istrinya, Akim merasa tidak memiliki pilihan lain demi mencukupi kebutuhan makan istri dan kelima anaknya karena sulitnya mencari lapangan pekerjaan yang layak.

Akim baru sekitar tiga bulan menjalani peran sebagai "pemahat" (pengambil emas langsung di lubang), yang merupakan posisi jauh lebih berbahaya dibandingkan pekerjaan sebelumnya sebagai "tukang panggul" bongkahan batu.

"Intinya (melakukan pekerjaan ini) karena keadaan," jelasnya, isak tangisnya kembali pecah.

Fakta lain yang diungkap Eni semakin menambah pilu. Akim, yang kini terjebak di lubang tikus, ternyata baru sekitar dua hingga tiga bulan bekerja sebagai pemahat di dalam lubang emas ilegal. Artinya, ia baru saja beralih dari pekerjaan yang sebelumnya.

"Baru ada tiga bulan, mungkin tiga bulan juga tidak sampai," jelasnya.

Sebelumnya, Akim memang sering ke gunung sebagai gurandil, namun perannya hanya sebagai tukang panggul atau pembawa batu bongkahan yang sudah dalam karung.

Baca Juga:Mimpi Menikah Habis Lebaran Kandas, Isep Pulang Tak Bernyawa dari 'Lubang Tikus' Pongkor

"Cuma bekerja sebagai pikul saja, kalau ngambil mah baru sekarang. Ini baru berjalan tiga bulan," cerita Eni.

Kabar tentang peristiwa asap yang melanda lubang PT Antam dan menjebak suaminya, pertama kali didengar Eni dari saudaranya yang memiliki warung jajanan.

"Tahu dari sodara yang punya warung," katanya, kembali menitikkan air mata, mengenang momen saat dunianya seolah runtuh.

Eni dan Akim memiliki lima orang anak, dengan si bungsu yang baru berusia 1,5 tahun. Kini, seluruh keluarga berharap pada Tim Gabungan yang tengah melakukan evakuasi.

Sebuah harapan yang sederhana namun berat diungkapkan dia. "Mohon maaf hanya itu yang bisa disampaikan, minta doanya segera dievakuasi, terimakasih atas silaturahminya," pungkas Eni, dengan suara yang dipenuhi pasrah.

Baca Juga:Duka Makin Dalam! Korban Tewas Tragedi Pongkor Bogor Bertambah Jadi 5 Orang, Ini Identitasnya

Entah dalam kondisi selamat atau tidak, ia hanya ingin suaminya kembali, agar penderitaan penantian ini segera berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini