Baca 10 detik
- Pemerintah fokus membangun SDM melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang melaksanakan intervensi gizi sejak era Presiden Jokowi.
- Intervensi gizi difokuskan pada dua periode kritis: seribu hari pertama kehidupan serta usia sekolah 8 hingga 18 tahun.
- BGN menargetkan 82,9 juta penerima manfaat, dan program ini bersifat hak warga negara, bukan kewajiban yang dipaksakan.
Contohnya di Kota Bogor, Bina Insani yang memiliki kantin yang dirubah menjadi SPPG, namun seluruh anak Bina Insani tidak menerima MBG karena mereka menginginkan seperti itu dan dihormati.
"Kalau di sekolah umum, jika ada orang tua yang menolak, kami hargai dan tidak ada paksaan untuk menerima program ini, dan mungkin itu bagi kalangan yang sudah mampu," tukasnya.