Kenali Penyebab dan Pengobatan Astigmatisme atau Mata Silinder

Berikut ini adalah penyebab, gejala, dan perawatan astigmatisme atau mata silinder.

Risna Halidi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:07 WIB
Kenali Penyebab dan Pengobatan Astigmatisme atau Mata Silinder
Sebagai ilustrasi: Kenali Penyebab dan Pengobatan Astigmatisme atau Mata Silinder (Shutterstock)

SuaraBogor.id - Berbeda dengan miopi atau mata minus, astigmatisme atau dikenal juga dengan istilah mata silinder terjadi karena keturunan dan bukan gaya hidup.

Astigmatisme sendiri merupakan gangguan yang menyebabkan kesalahan bentuk kornea sehingga memiliki bentuk lekukan yang tidak beraturan.

Gangguan ini akan mengubah cahaya pada retina mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Astigmatisme tidak dapat bertambah jika sudah menemukan kacamata dengan lensa ukuran yang pas.

Berikut ini adalah penyebab, gejala, dan perawatan astigmatisme atau mata silinder seperti yang telah dilansir dari Healthline dan Web MD.

Baca Juga:Ramai Pakai Kacamata Blue Ray, Bisa Lindungi Dari Masalah Mata Minus?

Penyebab
Biasanya, orang menderita astigmatisme karena keturunan atau bawaan lahir. Namun, astigmatisme juga bisa terjadi setelah hal-hal yang menyebabkan cedera, penyakit mata, atau pascaoperasi.

Berbeda dengan miopi yang disebabkan karena membaca dalam cahaya yang redup dan menonton televisi dan ponsel terlalu dekat, astigmatisme tidak bisa terjadi karena hal tersebut.

Gejala
Gejala astigmatisme berbeda pada setiap orang. Dalam beberapa kasus astigmatisme, terdapat orang yang tidak memiliki gejala sama sekali. Berikut beberapa gejala astigmatisme yang sering terjadi

  • Penglihatan kabur, terdistorsi, atau berbayang di semua jarak (dekat dan jauh)
  • Kesulitan melihat di malam hari
  • Mata menjadi tegang
  • Sering menyipitkan mata
  • Terjadi iritasi pada mata
  • Sakit kepala

Cara mengetahui astigmatisme
Astigmatisme dapat diketahui saat mengunjungi dokter. Biasanya saat muncul gejala, seseorang akan menemui dokter.

Dokter akan menguji ketajaman penglihatan dengan meminta membaca grafik mata. Selain itu, terdapat alat yang digunakan untuk membantu mengetahui kondisi mata, seperti:

Baca Juga:Sekolah Daring Berpotensi Bikin Mata Anak Minus, Ayo Deteksi Dini!

1. Phoropter
Alat yang membantu melihat melalui serangkaian lensa. Alat ini digunakan untuk menemukan lensa yang memberi penglihatan paling jelas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak