alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologis Perahu Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Angin Kuat, Dihantam Ombak

Pebriansyah Ariefana Rabu, 07 April 2021 | 15:08 WIB

Kronologis Perahu Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Angin Kuat, Dihantam Ombak
Situasi Waduk Jatiluhur. (suara.com/Dian Rosmala)

Tiga korban perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur diketahui bernama Tanu (45) warga Kecamatan Pasawahan, Amin (30) dan Agus (40) warga Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.

SuaraBogor.id - Perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur karena diterpa angin kencang. Tak hanya itu, perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur dihantam gelombang kuat.

Perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Rabu (7/4/2021). Perahu itu mengangkut 3 orang. Mereka semua masih hidup.

Peristiwa bermula ketika KM UDJ milik Herman di nahkodai tiga korban mengangkut pakan ikan sebanyak 150 Karung, diperkirakan seberat 7,5 ton milik Unda yang dikirim dari Tanggul Usman, Jatiluhur, menuju kolam ikan daerah Madang-Sukasari.

Setibanya di tempat kejadian, perahu tersebut diterpa angin kencang dan gelombang air yang cukup kuat, mengakibatkan perahu pengangkut pakan ikan tersebut terbalik lalu tenggelam.

Baca Juga: Perahu Tenggelam di Waduk Jatiluhur Angkut Makanan Ikan 7,5 Ton

Tiga korban perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur diketahui bernama Tanu (45) warga Kecamatan Pasawahan, Amin (30) dan Agus (40) warga Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.

Korban perahu tenggelam di Waduk Jatiluhur ditolong warga setempat yang menggunakan perahu.

"Tidak ada korban, tiga korban itu selamat. Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB," ungkap Kasat Polair Polres Purwakarta, AKP Jajang Sukandar.

"Pakan ikan yang berada di dalam karung terapung sebagian ada yang tenggelam ke dasar danau," lanjut dia.

Setelah menerima laporan, kata dia polisi langsung ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan juga evakuasi korban selamat dan barang bukti berupa kapal motor yang tenggelam dan sebagian pakan ikan.

Baca Juga: Daftar Korban Perahu Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Semua Masih Hidup

"Atas kejadian tersebut pemilik kapal dan pakan mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta," kata Kasat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait