Dicurigai Ada Skenario Besar di Balik Kasus Penembakan Brigadir J, Publik: Ujian Paling Berat Untuk Kapolri

Banyak juga publik yang turut menyoroti kasus penembakan tersebut di media sosial, seperti di Twitter.

Andi Ahmad S
Kamis, 14 Juli 2022 | 17:41 WIB
Dicurigai Ada Skenario Besar di Balik Kasus Penembakan Brigadir J, Publik: Ujian Paling Berat Untuk Kapolri
Rohani Simanjuntak menunjukkan foto keponakannya, mendiang Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang tewas ditembak sesama polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri. (Foto: Metrojambi.com)

SuaraBogor.id - Kasus penembakan yang menewaskan Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Bharada E di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan terus menjadi sorotan semua pihak.

Bahkan, seorang pengamat Politik Hukum, Saiful Anam kasus penembakan ini telah mencoreng instansi Polri.

Apalagi kata dia kasus itu berhubungan dengan perwira tinggi Polri, Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Banyak juga publik yang turut menyoroti kasus penembakan tersebut di media sosial, seperti di Twitter.

Baca Juga:Komentar Irjen Napoleon Soal Kasus Penembakan di Rumah Kadiv Propam Polri: Perkara yang Mudah Disimpulkan

Akun Twitter @sayapsayappatah 18agustus sambil menandai akun pegiat media sosial Denny Siregar @dennysiregar menyoroti hal tersebut adalah ujian paling berat untuk Kapolri.

"Ujian paling berat untuk Kapolri," cuitnya, dikutip Suarabogor.id, Kamis (14/7/2022).

Diberitakan sebelumnya.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam, kasus penembakan ini telah mencoreng dan memalukan institusi Polri. Apalagi kasus itu berhubungan dengan perwira tinggi Polri, Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Sederet kejanggalan membuat publik makin liar bertanya-tanya duduk persoalan kasus tersebut.

Baca Juga:Diungkap Psikolog, 5 Fakta Kondisi Istri Kadiv Propam Ferdy Sambo Usai Insiden Baku Tembak

"Matinya CCTV dan belum ditemukannya handphone milik Brigadir J menjadi teka-teki dan membuat publik makin penasaran terkait kasus ini," ucapnya mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini