Fakta Baru Kasus Keracunan di Bekasi, Ternyata Ada 3 Jenazah Dikubur di Belakang Rumah Tersangka di Cianjur

Untuk diketahui, WWN dan S ini merupakan tersangka kasus keracunan atau pembunuhan di Bekasi.

Andi Ahmad S
Sabtu, 21 Januari 2023 | 15:29 WIB
Fakta Baru Kasus Keracunan di Bekasi, Ternyata Ada 3 Jenazah Dikubur di Belakang Rumah Tersangka di Cianjur
Kondisi TKP pembunuhan berantai Wowon Erawan dkk di kontrakan yang berlokasi di Desa Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jumat (20/1/2023). (Suara.com/Danan Arya)

SuaraBogor.id - Kasus keracunan di Bekasi, Jawa Barat nampaknya menemukan fakta baru. Kali ini Petugas Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Kota Bekasi bersama Polres Cianjur menemukan tiga jenazah yang dikubur di belakang rumah milik WWN dan S.

Untuk diketahui, WWN dan S ini merupakan tersangka kasus keracunan atau pembunuhan di Bekasi.

Pelaku mengubur tiga jenazah di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur.

Ketiga jenazah itu dikubur di dua titik. Satu lubang terdapat dua jenazah orang dewasa dan satu lubang terdapat satu jenazah seorang balita.

Baca Juga:CEK FAKTA: Ferdy Sambo Ngamuk gegara Pernyataan Kuat Maruf soal Puaskan Nafsu PC, Benarkah?

Diduga pelakunya adalah orang yang sama dengan pelaku kasus keracunan di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi yaitu berinisial WWN dibantu oleh sang paman berinisial S.

“Yang satu di rumah milik WWN dan di rumah milik S, ditemukan tiga korban dalam satu lubang, ada yang dua orang dan satu anak berusia sekitar dua tahun,” kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan.

Atas temuan itu, belum diketahui apakah jasad tersebut warga Cianjur atau bukan. Ia menyebut, hal itu perlu digali lebih dalam.

“Selain itu masih dilakukan penyelidikan apakah kematian korban karena diracun juga atau ada faktor lain,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua RW 02 Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Dedi Setiadi mengaku tidak tahu permasalahan yang terjadi di rumah tersebut. Ia hanya mengetahui soal penangkapan S dan WWN oleh petugas kepolisian pada hari Selasa, (17/1/2023) lalu.

Baca Juga:Mengenal Apa Itu Serial Killer Supranatural dalam Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

Dedi pun tak menyangka S dan WWN ditangkap. Sebab, menurutnya, keseharian keduanya dinilai baik dan bersahaja. Selain itu, dirinya hanya mengetahui S dan WWN berjualan Es Cincau.

“WWN ini tinggal bersama istrinya dan dua anaknya, kemudian S juga tinggal dengan istri dan dua anaknya,” kata Dedi.

News

Terkini

Ia juga menyatakan siap mendukung dan memenangkan Iwan Setiawan di Pilkada 2024.

News | 16:20 WIB

Kemacetan terjadi karena telah banyak pengunjung yang berlalu lalang melintas ke lokasi maupun menyeberang jalan untuk sekedar jajan di pedagang pinggir jalan.

News | 22:42 WIB

Kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mengkses berbagai kebutuhan di bidang kesehatan.

News | 20:00 WIB

Kecelakaan itu menyebabkan jaur arah menuju Puncak macet total akibat kecelakaan tunggal.

News | 14:57 WIB

Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, berikut ini Profil kades Wiwin Komalasari yang katanya dulunya artis saudara Barbie Kumalasari.

News | 14:36 WIB

Menurutnya, Kota Bogor telah melebihi target cakupan imunisasi campak 9-11 bulan yakni 96,56 persen, sedangkan yang ditargetkan sebesar 95 persen.

News | 11:54 WIB

RPJMD ditargetkan dapat selesai di 2024.

News | 21:04 WIB

Raperda ini diperlukan untuk memaksimalkan persiapan ibadah haji pun pelayanannya.

News | 20:53 WIB

Program yang dilaksanakan di awal tahun, tentunya akan lebih banyak memberi manfaat kepada masyarakat.

News | 16:36 WIB

Video detik-detik tabrakan mengerikan itu terjadi pada Minggu 29 Januari 2022.

News | 15:26 WIB

Untuk diketahui, tersangka pengemudi sedan mewah yang diduga menyebabkan seorang mahasiswi asal Cianjur meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan sedan mewah

News | 13:46 WIB

Dua pelajar jadi korban pembacokan yang terjadi di dua lokasi berbeda yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

News | 11:15 WIB

Bismo menjelaskan rasa takut dan resah yang berlebihan, justru dikhawatirkan mengganggu kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

News | 23:33 WIB

Salah seorang dari dua drummer Pas Band, Sandi Andarusman mengatakan, bahwa Pas Band ajak umat islam berhijrah menuju "Baitullah" melalui program "Spesial Umroh Hijrah Bersama

News | 18:37 WIB

Akibat gempa tersebut, di sejumlah jalur pendakian terjadi retakan termasuk di bibir kawan Gunung Gede, sehingga pendakian ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

News | 23:05 WIB
Tampilkan lebih banyak