-
Aksi Penipuan Berkedok Aparat Warga Bogor Barat mengamuk setelah menangkap oknum yang mengaku polisi dan wartawan. Para pelaku melakukan pemerasan terhadap warga, pengusaha, hingga kepala desa dengan ancaman kasus hukum palsu.
-
Modus Pemerasan Jutaan Rupiah Para pelaku meminta uang hingga ratusan juta rupiah kepada korbannya. Di Sukajaya, korban diminta Rp100 juta, sementara korban di Nanggung sudah menyerahkan uang sebesar Rp7 juta kepada komplotan tersebut.
-
Tindakan Tegas Warga dan Polisi Amarah warga memuncak hingga merusak kendaraan pelaku sebelum akhirnya diamankan. Saat ini, enam terduga pelaku telah dibawa ke Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi meresahkan mereka.
SuaraBogor.id - Sejumlah orang yang mengaku wartawan hingga aparat kepolisian, diamuk massa di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat setelah amarah warga sudah pada puncaknya.
Mereka sering mendatangi warga dengan mengatasnamakan anggota kepolisian dari Polres Bogor dan Polda Jawa Barat hingga mengaku-ngaku wartawan.
Kejadian itu tidak satu dan dua kali terjadi di wilayah Bogor Barat, menyasar pada para kades, pengusaha hingga warga biasa yang mudah dimanipulasi.
Kejadian amukan massa itu saat salah satu korban bernama Nino, warga Kecamatan Sukajaya hampir diperas oleh sejumlah orang-orang meresahkan itu.
Baca Juga:4 Fakta ETLE Flyover Cibinong yang Wajib Kamu Tahu Biar Gak Dapat Surat Cinta
"Tiba-tiba datang ke rumah, minta uang Rp100 juta, mengatasnamakan dari Polres dan Polda. Kalau tidak kasih segitu mau dibawa katanya," jelas dia kepada wartawan.
Setelah bernegosiasi, akhirnya korban dan orang-orang meresahkan itu sepakat untuk memberikan Rp30 juta. Namun, belum sampai uang pada pelaku, warga datang ke rumah korban.
"Belum sampai dikasih, warga langsung datang ke rumah," jelas dia.
Para pelaku akhirnya diamuk masa karena ketahuan bukan dari pihak Polres Bogor dan Polda Jawa Barat. Mereka langsung diamuk masa hingga mobil yang mereka kendarai dirusak.
Tak berhenti di situ, korban lain muncul dari Kecamatan Nanggung. Seorang warga berinisial Y, yang ditemui pewarta di Mapolsek Cigudeg, mengaku didatangi sekelompok orang dalam jumlah besar.
Baca Juga:Mulai Hari Ini Kamera ETLE Flyover Cibinong Resmi Berlaku, Melanggar Langsung Tercapture!
"Tanggal 30 mereka datang bergerombol, sekitar 10 orang, dua di antaranya perempuan. Awalnya mereka minta Rp150 juta karena katanya kasusnya berat," kata dia.
"Uang yang dikasih baru Rp7 juta, sebagian tunai dan transfer Rp2 juta," lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan enam terduga pelaku telah diamankan oleh Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kontributor : Egi Abdul Mugni